Banyak lokasi di Kota Cirebon terkena banjir. Warga harus berurusan dengan lumpur setinggi kaki jari. Bencana ini menyebar dari curah hujan yang mencapai tinggi, hingga air kiriman dari daerah lain. Dalam satu pekan, banjir melanda 11 titik di wilayah tersebut.
Warga harus merenungkan kondisi bangunan yang hancur usai diterjang air deras. Bangunan sandaran sungai di RW 02 Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti, hancur akibat kekerasan arus dan konstruksi yang tidak baik.
Kepala BPBD Kota Cirebon menyatakan, banjir ini disebabkan karena intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah hulu sungai Kuningan. Hal tersebut membuat debit air sungai melintas ke pemukiman warga dan bahkan masuk ke permukiman.
Saat ini, Kota Cirebon masih siaga bencana banjir. Namun belum mencapai keadaan darurat sehingga belum ada penggunaan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT).
Pemerintah Kota Cirebon juga mengingatkan untuk antisipasi banjir di wilayah Harjamukti. Pintu air akan dibuat pada 2026 dengan dana CSR dari salah satu rumah sakit di wilayah tersebut.
Sementara itu, Pemerintah Kota Cirebon juga menyatakan bahwa mereka tidak menggunakan APBD untuk keperluan ini karena tidak cukup.
Warga harus merenungkan kondisi bangunan yang hancur usai diterjang air deras. Bangunan sandaran sungai di RW 02 Kelurahan Kalijaga Kecamatan Harjamukti, hancur akibat kekerasan arus dan konstruksi yang tidak baik.
Kepala BPBD Kota Cirebon menyatakan, banjir ini disebabkan karena intensitas curah hujan yang tinggi di wilayah hulu sungai Kuningan. Hal tersebut membuat debit air sungai melintas ke pemukiman warga dan bahkan masuk ke permukiman.
Saat ini, Kota Cirebon masih siaga bencana banjir. Namun belum mencapai keadaan darurat sehingga belum ada penggunaan Dana Belanja Tidak Terduga (BTT).
Pemerintah Kota Cirebon juga mengingatkan untuk antisipasi banjir di wilayah Harjamukti. Pintu air akan dibuat pada 2026 dengan dana CSR dari salah satu rumah sakit di wilayah tersebut.
Sementara itu, Pemerintah Kota Cirebon juga menyatakan bahwa mereka tidak menggunakan APBD untuk keperluan ini karena tidak cukup.