Padang, Sumatera Barat. Ratusan warga di kelurahan Dadok Tunggul Hitam, Koto Tangah, Padang, dipaksa evakuasi akibat banjir yang menggenangi daerah tersebut. Proses evakuasi itu dilakukan oleh tim gabungan karena rumah-rumah warga serta jalan pemukiman direndam air dengan ketinggian satu meter lebih.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Padang, Hendri Zulviton, proses evakuasi itu dilakukan terhadap warga yang terjebak oleh banjir. "Evakuasi dilakukan untuk melindungi warga dari bahaya banjir," katanya.
Tim gabungan yang membantu evakuasi termasuk personel BPBD, TNI, Komunitas Siaga Bencana, Tim Remaja Masjid Al Hijrah, dan relawan lainnya. Ratusan warga yang dievakuasi terdiri dari anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan perempuan.
"Air mulai naik di kawasan Parak Jambu sejak Jumat siang," kata pembina Ikatan Remaja Masjid Al Hijrah, Hasanudin. "Kami membantu evakuasi menggunakan perahu karet agar tidak ada warga terancam keselamatannya."
Ketinggian air di lokasi setempat mencapai satu meter lebih, sehingga rumah-rumah warga direndam oleh air. Warga yang tetap bertahan di rumahnya masing-masing berharap air segera surut.
Hujan lebat yang mengguyur sejak Jumat pagi telah memicu banjir di berbagai lokasi di Kota Padang. Warga diimbau untuk waspada dan siap dengan kondisi darurat.
Menurut Kepala Pelaksana BPBD Padang, Hendri Zulviton, proses evakuasi itu dilakukan terhadap warga yang terjebak oleh banjir. "Evakuasi dilakukan untuk melindungi warga dari bahaya banjir," katanya.
Tim gabungan yang membantu evakuasi termasuk personel BPBD, TNI, Komunitas Siaga Bencana, Tim Remaja Masjid Al Hijrah, dan relawan lainnya. Ratusan warga yang dievakuasi terdiri dari anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, dan perempuan.
"Air mulai naik di kawasan Parak Jambu sejak Jumat siang," kata pembina Ikatan Remaja Masjid Al Hijrah, Hasanudin. "Kami membantu evakuasi menggunakan perahu karet agar tidak ada warga terancam keselamatannya."
Ketinggian air di lokasi setempat mencapai satu meter lebih, sehingga rumah-rumah warga direndam oleh air. Warga yang tetap bertahan di rumahnya masing-masing berharap air segera surut.
Hujan lebat yang mengguyur sejak Jumat pagi telah memicu banjir di berbagai lokasi di Kota Padang. Warga diimbau untuk waspada dan siap dengan kondisi darurat.