Bencana Banjir di Bekasi, Apa yang Terjadi?
Banjir hidrometeorologi meluas di wilayah Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Hingga Senin 19 Januari 2026 tercatat 22.724 kepala keluarga (KK) terdampak banjir, serta ribuan warga mengungsi akibat genangan air yang merendam permukiman. Kepada Okezone, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bekasi, Muchlis, menyatakan bahwa data tersebut merupakan hasil pendataan hingga pukul 06.00 WIB.
Bekasinya banjir melanda 41 desa yang tersebar di 17 kecamatan. Wilayah terdampak cukup luas dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 10 sentimeter hingga mencapai 200 sentimeter. Beberapa kecamatan yang terkena dampak adalah Babelan, Tambun Utara, Cibitung, dan Bojongmangu.
Di Kecamatan Babelan, banjir menggenangi beberapa desa dengan ketinggian air berkisar 10-80 sentimeter. Di sisi lain, di Kecamatan Tambun Utara, banjir juga menggenangi beberapa desa dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter.
Banjir hidrometeorologi meluas di wilayah Kabupaten Bekasi Jawa Barat. Hingga Senin 19 Januari 2026 tercatat 22.724 kepala keluarga (KK) terdampak banjir, serta ribuan warga mengungsi akibat genangan air yang merendam permukiman. Kepada Okezone, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Bekasi, Muchlis, menyatakan bahwa data tersebut merupakan hasil pendataan hingga pukul 06.00 WIB.
Bekasinya banjir melanda 41 desa yang tersebar di 17 kecamatan. Wilayah terdampak cukup luas dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 10 sentimeter hingga mencapai 200 sentimeter. Beberapa kecamatan yang terkena dampak adalah Babelan, Tambun Utara, Cibitung, dan Bojongmangu.
Di Kecamatan Babelan, banjir menggenangi beberapa desa dengan ketinggian air berkisar 10-80 sentimeter. Di sisi lain, di Kecamatan Tambun Utara, banjir juga menggenangi beberapa desa dengan ketinggian air mencapai 100 sentimeter.