Banjir Kepung Lubuk Suli, Aktivitas Warga Lumpuh, Jumat
Kabupaten Kerinci Jambi mengalami bencana alam yang parah ketika banjir mengepung beberapa desa di Kecamatan Depati Tujuh. Banyak warga yang dipengaruhi oleh keruntuhan Sungai Batang Merao, yang terjadi sejak Kamis kemarin.
Banjir yang terparah melanda Desa Lubuk Suli karena Sungai Batang Merao mengaliran deras ke arah desa. Genangan banjir mencapai ketinggian pinggang orang dewasa dan menyebabkan warga lumpuh karena akses jalan terendam banjir. Warga tidak bisa bebas bergerak karena genangan air yang sangat dalam.
Selain Desa Lubuk Suli, juga ada beberapa desa lain di Kecamatan Depati Tujuh yang juga terkena dampak bencana ini seperti Desa Kubang, Belui dan Desa Baru Kubang. Aktivitas warga juga lumpuh karena akses antar desa terputus akibat banjir.
Bupati Kerinci Monadi mengatakan, dia akan segera memberikan bantuan yang diperlukan para korban banjir. Bupati juga membuka posko penampungan dan dapur umum untuk warga yang membutuhkan. Sementara itu, perahu karet sudah disiapkan sebagai angkutan darurat melintasi genangan banjir.
Kata Heri, pemuka masyarakat Lubuk Suli "Sebagian warga hanya bisa bertahan di rumah, kami khawatir bencana ini akan semakin memburuk. Kami berharap pemerintah segera mendirikan posko penampungan dan dapur umum."
Kabupaten Kerinci Jambi mengalami bencana alam yang parah ketika banjir mengepung beberapa desa di Kecamatan Depati Tujuh. Banyak warga yang dipengaruhi oleh keruntuhan Sungai Batang Merao, yang terjadi sejak Kamis kemarin.
Banjir yang terparah melanda Desa Lubuk Suli karena Sungai Batang Merao mengaliran deras ke arah desa. Genangan banjir mencapai ketinggian pinggang orang dewasa dan menyebabkan warga lumpuh karena akses jalan terendam banjir. Warga tidak bisa bebas bergerak karena genangan air yang sangat dalam.
Selain Desa Lubuk Suli, juga ada beberapa desa lain di Kecamatan Depati Tujuh yang juga terkena dampak bencana ini seperti Desa Kubang, Belui dan Desa Baru Kubang. Aktivitas warga juga lumpuh karena akses antar desa terputus akibat banjir.
Bupati Kerinci Monadi mengatakan, dia akan segera memberikan bantuan yang diperlukan para korban banjir. Bupati juga membuka posko penampungan dan dapur umum untuk warga yang membutuhkan. Sementara itu, perahu karet sudah disiapkan sebagai angkutan darurat melintasi genangan banjir.
Kata Heri, pemuka masyarakat Lubuk Suli "Sebagian warga hanya bisa bertahan di rumah, kami khawatir bencana ini akan semakin memburuk. Kami berharap pemerintah segera mendirikan posko penampungan dan dapur umum."