Banjir di Kebon Pala Capai 135 cm, Warga Bertahan di Lantai Dua

Banjir kembali merendam Kebon Pala, Jakarta Timur. Keluasan air yang mencapai 135 cm membuat warga harus berlindung di lantai dua rumah mereka. Banjir ini tidak hanya menyebabkan kerusakan infrastruktur, tetapi juga mempersulit kehidupan sehari-hari penduduk setempat.

Menurut Sanusi, Ketua RT 13/RW 04 Kampung Melayu, banjir mulai meninggi sejak pukul 05.00 WIB dan kini masih terus naik. "Kalau hujan terus, ditambah waktu hujannya lama, terus udah siaga tiga penampungan air, bisa jadi mengalami peningkatan, terus tinggi banjirnya," kata Sanusi.

Sejak Rabu malam, banjir sudah hampir mencapai satu meter di permukiman warga. Pagi ini, ketinggian air mencapai 135 sentimeter dan masih naik. Meski banjir cukup signifikan, belum ada warga yang mengungsi hingga sekarang.

"Belum ada yang mengungsi, warga masih bertahan di lantai dua," tegas Sanusi. Warga merasa terganggu karena tak bisa beraktivitas secara normal. Saat ini, warga masih menunggu air surut sambil memantau perkembangan kondisi banjir.

Selain itu, BPBD DKI Jakarta melaporkan sebanyak 17 RT di Jakarta Timur dan Jakarta Barat terendam banjir dengan ketinggian air mulai dari 30 cm hingga 1,5 meter. Kepala Pusat Data dan Informasi Kebencanaan BPBD Mohamad Yohan menyatakan bahwa banjir disebabkan oleh hujan deras yang mengguyur Jakarta dan sekitarnya pada Rabu (28/1/2026).
 
Banjir di Jakarta Timur kembali melanda, kali ini Kebon Pala. Airnya mencapai 135 cm, warga harus berlindung di lantai dua rumah mereka 😩. Warga sudah siaga sejak pukul 05.00 WIB dan masih harap air surut cepat. Kalau hujan terus dan waktu lama, bisa jadi penampungan airnya naik lagi, banjir semakin tinggi 🚨.

Saya rasa ini bukan pertama kalinya Jakarta mengalami banjir, tapi kali ini lebih parah. Warga tidak bisa beraktivitas normalnya, hanya menunggu air surut sambil memantau kondisi banjir 🀞. Saya harap pemerintah dan BPBD DKI Jakarta dapat segera memberikan bantuan kepada warga yang terkena dampak ini πŸ’•.
 
Banjir lagi, nggak bisa percaya! Saya pikir udah capek banjir ini, tapi ternyata masih terus naik banget. 135 cm itu sudah nggak main-main, warga di lantai dua apa aja? Mereka harus capek hidup sehari-hari seperti itu 🀯

Saya lihat postingan RT 13/RW 04 Kampung Melayu yang bilang banjir mulai meninggi sejak pukul 05.00 WIB, itu sudah serius! Kalau hujan terus, maka jangan nggak sabarnya orang-orang di sana πŸ™…β€β™‚οΈ

Warga di Jakarta Timur dan Barat terendam banjir, itu gampang banget! 17 RT yang terkena banjir, itu sudah banyak kan? Saya harap air surut cepat, karena warga itu capek sekali πŸ€•
 
Banjir lagi! 🀣 Ini jadi rutinitas kita setiap tahun ya, kabar baiknya malah udah siaga di lantai dua, kan? πŸ˜‚ Saya rasa kalau banjir ini terus naik, pasti semua warga Kampung Melayu harus pindah ke pulih, kan? 🀣 Tapi siapa tahu, mungkin hujan ini hanya sekedar cerita... atau tidak? πŸ˜‰
 
Banjir kembali ngelagak di Kebon Pala,Jakarta Timur. Maksudnya kalau banjir ini terus naik aja, warga itu pasti harus ganti-ganti rumah. Saya rasa ini bukan masalah Jakarta Barat yang hanya mengalami 30 cm aja, tapi JAKA yang banyak yang terkena. Mereka harus siaga selama sehari-selama banjir ini terus naik.
 
akhirnya banjir lagi, siapakah yang nanti gak bisa menangani situasi ini?? 🀯 jadi malah kita harus berlindung di lantai dua karena banjir udah mencapai 135 cm itu kan? dan warga masih di luar ruangan nunggu air surut sambil menonton condisi banjir... siapa yang nanti gak bisa ngobrol kepingin aja banjir itu naik lagi πŸ€ͺ
 
banget ya... apa nih alasan air di Kebon Pala naik begitu tinggi? aku tanya sama temen-temen, tapi tidak ada jawabannya... apakah itu karena jalan parit yang rusak atau banjir ini benar-benar disebabkan oleh hujan deras? aku pikir ada yang salah di planning infrastructure di Jakarta Timur... perlu kita ambil tahu lebih lanjut tentang hal ini, apa kebenaran dari kata kepala BPBD Mohamad Yohan...
 
Banjir di Jakarta lagi 😩🌧️. Warga keroncongan, rumahnya merendam πŸ πŸ’¦. Waktu ini warga harus ngomong-mongong di lantai dua πŸ€”πŸ˜…. Kerusakan infrastruktur juga ngegah 🚧πŸ’ͺ. Belum ada yang mengungsi, warga masih bertahan πŸ˜ŠπŸ‘. Air surut nanti aja bisa kembali normal πŸŒˆπŸ’§.
 
Banjir lagi kayaknya, padahal udah ada konstruksi yang bagus sih. Maka dari itu, banjir ini pasti akibat dari kesalahan sistem penyediaan air atau drainase. Mungkin harus ada pengecekan terlebih dahulu sebelum hujan deras datang.
 
Banjir lagi nih, padahal udah terjadi beberapa kali dalam masa lalu. Kalau ganti banjir, aku rasa masalahnya di mana saja. Ada yang salah dengan sistem irigasi atau drainase? Atau mungkin perlu penambahan fasilitas untuk mengatasi banjir? Tapi apa lagi, aku sibuk dengan format blog aku sendiri, gak ada waktunya nongol nongol deh πŸ“ŠπŸ’»
 
heyyy guys πŸ€—, aku rasa ini banjir lagi sih πŸ˜…, tapi kalau lihat foto banjir 135 cm itu, aku pikir harusnya udah jadi peraturan banjir ini, misalnya ada waktu tertentu tidak boleh beraktivitas di luar rumah ya? πŸ€”. Aku rasa warga juga harus siap dan memiliki rencana panjang, misalnya tempat tinggal sementara atau bantuan darurat dari pemerintah. Kalau banjir ini terus berlanjut, aku khawatir akan dampaknya pada infrastruktur dan kehidupan warga.
 
Banjir lagi ni... Saya rasa sekolah kita harus siap untuk banjir juga, siapa tahu sekolah kita terkena banjir juga di semester depan 🀞. Kalau kita sekolah di bangunan 3 lantai, tapi banjir naik hingga lantai 2 atau 3, apa kita harus panik aja atau apa kita bisa siap dulu dengan mempersiapkan bahan-bahan pembuatan darurat seperti sandung-sandung dan sepatu ares πŸ€”.
 
kembali
Top