Banjarmasin, banjir rob lagi mengancam warga Banjar. Sejak Sabtu lama, RT 08 RW 01 Sungai Lulut di Banjarmasin Timur Kalsel mengalami banjir rob parah hingga setengah lutut kaki orang dewasa. Wali Kota Banjarmasin, Muhammad Yamin HR, mengatakan bahwa kondisi ini bukan hanya menyebabkan kesulitan bagi warga, tetapi juga membutuhkan kolaborasi lintas daerah.
"Banjir rob parah sekitar setengah lutut kaki orang dewasa imbas air pasang tinggi ditambah intensitas hujan tinggi," katanya. Wilayah tersebut telah mengalami banjir rob yang cukup parah dan ke depannya warga di RT 08 RW 01 Sungai Lulut harus bertahan di musala yang terhubung langsung dengan RT setempat.
Wali Kota Banjarmasin menilai perlunya pembangunan saluran drainase multifungsi untuk mengatasi banjir rob di Banjar. Selain itu, dia juga mengimbau masyarakat agar tidak memperluas bangunan hingga melewati batas sempadan sungai, karena dampaknya dapat merugikan masyarakat secara luas.
"Kalau bangunan terus menjorok ke sungai, mungkin rumahnya terasa lebih luas, tetapi dampaknya mengganggu aliran sungai dan merugikan masyarakat secara luas. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat," katanya.
Pembangunan saluran drainase multifungsi diharapkan dapat dilaksanakan secara maksimal dan tidak dilakukan pada musim hujan atau saat air pasang, melainkan pada musim kemarau agar hasilnya lebih optimal.
"Banjir rob parah sekitar setengah lutut kaki orang dewasa imbas air pasang tinggi ditambah intensitas hujan tinggi," katanya. Wilayah tersebut telah mengalami banjir rob yang cukup parah dan ke depannya warga di RT 08 RW 01 Sungai Lulut harus bertahan di musala yang terhubung langsung dengan RT setempat.
Wali Kota Banjarmasin menilai perlunya pembangunan saluran drainase multifungsi untuk mengatasi banjir rob di Banjar. Selain itu, dia juga mengimbau masyarakat agar tidak memperluas bangunan hingga melewati batas sempadan sungai, karena dampaknya dapat merugikan masyarakat secara luas.
"Kalau bangunan terus menjorok ke sungai, mungkin rumahnya terasa lebih luas, tetapi dampaknya mengganggu aliran sungai dan merugikan masyarakat secara luas. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat," katanya.
Pembangunan saluran drainase multifungsi diharapkan dapat dilaksanakan secara maksimal dan tidak dilakukan pada musim hujan atau saat air pasang, melainkan pada musim kemarau agar hasilnya lebih optimal.