Bahlil: 500.000 Rumah Terima Sambungan Listrik Gratis Tahun Ini

Menurut Bahlil, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, program bantuan pasang baru listrik (BPBL) akan menambah target penerima bantunan sambungan listrik gratis dari 200.000 menjadi 500.000 rumah tangga pada tahun 2026. Dia menyatakan ini adalah atas permintaan dari anggota Komisi XII DPR RI dan berjanji untuk melakukan realokasi anggaran untuk mendukung realisasi lonjakan target ini.

Bahlil berencana untuk melakukan pemasangan langsung listrik di desa-desa tertinggal, dengan fokus pada listrik desa. Dia mengajak dewan untuk bersinergi mengawal program ini dan menjadikan keberadaannya sebagai menteri belum lengkap jika masih ada desa tanpa listrik.

Program BPBL merupakan wujud kehadiran negara untuk membantu masyarakat kurang mampu dan memperluas akses listrik, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Saat ini, masih terdapat sekitar 5.700 desa dan 4.400 dusun yang belum teraliri listrik.

Bahlil sendiri merasa bahwa keberadaannya sebagai menteri belum lengkap jika masih ada desa tanpa listrik. Dia berkomitmen untuk menyelesaikan masalah kelistrikan ini dan ingin melihat semua desa-desa, lurah-lurah itu dialiri dengan listrik semuanya.

Dalam program BPBL, bantuan yang diberikan bersifat komprehensif, meliputi instalasi listrik rumah dengan 3 titik lampu dan 1 kotak kontak, pemeriksaan dan pengujian instalasi, Sertifikat Laik Operasi (SLO), penyambungan ke jaringan PLN untuk daya 900 VA, serta token listrik perdana senilai Rp100.000.

Pada tahun 2025, program ini dialokasikan anggaran sekitar Rp4 triliun.
 
aku paham kalau nanti kelas 3-5 SD di wilayah tertinggal akan mendapatkan sambungan listrik gratis 🌟. tapi apa kebenaran program ini? apakah benar-benar ada desa yang belum teraliri listrik dan harus dihubungin lagi? aku penasaran banget apa nanti cara kerjanya dan bagaimana caranya masing-masing desa akan mendapatkan sambungan listrik.
 
Aku pikir itu gak main ya, nanti semua desa di Indonesia aja diliris listrik, apa lagi kalau kita masih banyak yang belum teraliri listrik saat ini 🤩. Aku setuju dengan Bahlil, dia harus berkomitmen untuk menyelesaikan masalah kelistrikan ini, jadi kalau masih ada desa tanpa listrik, dia harus bertanggung jawab juga 💪. Aku harap program BPBL bisa membantu banyak masyarakat kurang mampu, terutama di wilayah-wilayah tertinggal dan terluar. Semoga semua desa di Indonesia bisa diliris listrik nanti dan semua orang dapat menikmati fasilitas listrik yang layak 🌟.
 
Aku rasa program BPBL ini nggak cukup kompleks ya... Aku suka dulu dengan ide bantuan pasang baru listrik tapi sepertinya masih banyak kekurangan di balik program ini. Kalo aja aku bisa melihat anggaran sekitar Rp4 triliun itu digunakan lebih efektif, misalnya untuk pembangunan infrastruktur yang lebih berkelanjutan dan tidak hanya fokus pada instalasi listrik saja.

Aku juga penasaran, kapan program ini bakal diimplementasikan? Aku suka dulu dengan ide langsung pemasangan listrik di desa-desa tertinggal tapi sepertinya masih banyak hal yang harus disiapkan dan direncanakan sebelumnya.
 
Aku pikir gampang banget menteri Bahlil mau meliput semua desa kecil dengan listrik, tapi aku ragu-ragu aja. Aku masih ingat kalau beberapa tahun yang lalu program ini tidak bisa segera diselesaikan karena banyak kesulitan teknis dan sumber daya yang terbatas. Tapi aku senang banget melihat bahwa program ini kini sudah dijalankan dengan lebih intensif.

Aku pikir program ini sebenarnya sangat penting untuk masyarakat Indonesia, terutama mereka yang tinggal di daerah terbelakang. Namun, aku juga khawatir kalau program ini tidak bisa segera diselesaikan karena masih banyak desa yang sulit dijangkau. Aku harap menteri Bahlil bisa menemukan solusi untuk masalah ini dan mampu melaksanakan promosi yang telah diajanjikan. 👍💡
 
Gue pikir Bahlil itu gak kecil kan? Dia mau masuk desa-desa tertinggal dan memberikan listrik. Sepertinya dia punya rencana yang bagus, tapi adegan di mana dia bilang bahwa jadi menteri belum lengkap jika ada desa tanpa listrik sih bikin gue tertawa. Gue pikir itu kalau bukan cerita komedi! Tapi serius, program ini memang penting untuk membantu masyarakat kurang mampu dan memperluas akses listrik.
 
Aku pikir kalau program ini nanti bisa mengubah banyak kehidupan di desa-desa tertinggal ya 😊. Menteri Bahlil benar-benar berkomitmen untuk memberikan listrik kepada semua desa, itu sudah terlihat dari anggarannya yang besar banget Rp4 triliun! Aku harap program ini bisa berjalan lancar dan tidak ada kesalahan-kesalahan teknis. Desa-desa tertinggal membutuhkannya banget agar bisa hidup lebih nyaman, terutama saat malam hari ketika saja listrik dihentikan ya 😞. Aku juga harap program ini bisa membantu meningkatkan kualitas hidup masyarakat di desa-desa tersebut, jangan cuma memberi listrik aja, tapi juga perawatan dan pembersihan yang baik.
 
Mereka punya rencana untuk memasang listrik di semua desa? Wah, makanya kan jadi perlu dulu kalau ada yang tidak tahu siapa yang mau ambil alih, siapa yang mau jadi pelaku? Aku rasa ini kayak ngejar bocah berlari, tapi ya aku senang banget bisa lihat desa-desa tertinggal punya listrik ya 🙃. Tapi apa yang dibawa oleh PLN itu cuma 3 titik lampu aja? Aku rasa ini kurang juga, padahal masyarakat desa kebutuhan lampu yang lebih banyak lagi, kayaknya perlu ada penambahan tambahan ya 💡.
 
Gue senang sekali banget aja! Aku pikir ini adalah langkah yang tepat banget dari pemerintah untuk membantu masyarakat kurang mampu mendapatkan listrik di desa-desa tertinggal. Ini seperti memberi mereka harapan dan peluang untuk meningkatkan kualitas hidupnya.

Aku pikir program BPBL ini sangat komprehensif dan berfokus pada kebutuhan nyata masyarakat. Dengan pemasangan langsung listrik di desa-desa, aku yakin bisa meningkatkan akses listrik dan memperluas jaringan keberadaan negara.

Aku juga senang banget melihat Bahlil sebagai menteri yang komitmen untuk menyelesaikan masalah kelistrikan ini. Aku harap dia bisa mengimplementasikan program ini dengan baik dan membuat semua desa-desa di Indonesia dialiri listrik.
 
Mau tahu siapa yang bikin kalimat gantiannya? Bahlil itu kayaknya ngomong banyak tapi nggak ada bukti apa-apa. 500.000 rumah tangga aja targetnya, tapi masih banyak desa yang belum teraliri listrik. Menteri itu udah jelas betapa seriusnya program BPBL, tapi nggak ada jawaban tentang bagaimana caranya biaya Rp4 triliun dikeluarkan. Dan siapa yang bakal tanggung keberadaannya kalau masih ada desa tanpa listrik? Maksudnya apa?
 
Wahhhh, aku kagum banget dengar program BPBL ini! Kalau bisa menambah target penerima listrik gratis dari 200k menjadi 500k rumah tangga pada tahun 2026, itu artinya banyak banget yang akan mendapatkan akses listrik. Bahlil ini benar-benar niat untuk membantu masyarakat kurang mampu dan memperluas akses listrik ke wilayah-wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Aku harap program ini bisa berjalan lancar dan semua desa-desa di Indonesia dialiri dengan listrik. 🌟💡
 
Kalau mau ngerasa nyaman dan memiliki akses listrik yang sama seperti orang-orang di kota, rasanya harus ada langkah yang lebih cepat dari pemerintah 🌞. Meningkatkan target penerima bantuan sambungan listrik gratis menjadi 500.000 rumah tangga itu tidak badel-badelan, tapi aku harap bisa melihat desa-desa kecil di pulau ini teraliri listrik juga, rasanya sudah masuk akal ya! 💡
 
kembali
Top