Awal 2026, Ini Daftar Agama di RI dan Jumlah Penganutnya

Awal 2026, daftar agama di Indonesia dan jumlah penganutnya sudah jelas. Pemerintah Indonesia telah mengakui enam agama resmi yang dianut oleh masyarakat: Islam, Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu. Selain itu, masih ada kelompok kepercayaan dan agama lokal yang hidup secara tradisional di beberapa wilayah.

Islam masih menjadi agama mayoritas di Indonesia dengan persentase penduduk terbesar dibanding agama lain. Sekitar lebih dari 87% penduduk Indonesia memeluk Islam sebagai keyakinan mereka, menjadikannya landasan religius utama bagi sebagian besar populasi negara ini. Provinsi Jawa Barat memiliki jumlah Muslim terbanyak dengan mencapai sekitar 48,58 juta jiwa.

Agama Kristen Protestan merupakan cabang Kristen yang tersebar luas di Indonesia, terutama di wilayah timur dan beberapa daerah di Sumatera. Kristen Protestan berkembang sejak masa reformasi Eropa dan kini menjadi komponen penting dalam pluralitas agama Indonesia. Data menunjukkan bahwa Sumatera Utara memiliki jumlah penganut Protestan terbanyak dengan mencapai sekitar 4,1 juta jiwa.

Agama Katolik masuk ke Nusantara melalui jalur sejarah kolonial dan berkembang secara signifikan di beberapa wilayah timur Indonesia. Nusa Tenggara Timur (NTT) memiliki jumlah penganut Katolik terbesar dengan mencapai sekitar 3 juta jiwa.

Agama Hindu merupakan salah satu agama tertua di Indonesia, dengan akar sejarah yang panjang sejak era kerajaan Hindu-Budha. Di Provinsi Bali, jumlah penganut Hindu mencapai sekitar 3,76 juta jiwa dan menjadi pusat mayoritas umat Hindu di Indonesia.

Agama Buddha telah berkembang di Nusantara sejak zaman kerajaan Sriwijaya dan Majapahit. Di era modern, umat Buddha sebagian besar merupakan bagian dari komunitas etnis Tionghoa dan kelompok lain yang menganut ajaran ini.

Agama Konghucu merupakan agama tradisional yang bersumber dari ajaran Kongzi (Confucius). Kelompok pemeluknya umumnya berasal dari masyarakat keturunan Tionghoa di berbagai daerah. Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki jumlah penganut Konghucu terbanyak dengan mencapai sekitar 29.910 jiwa.

Keberagaman agama Indonesia bukan hanya soal jumlah pemeluk agama, tetapi juga mencerminkan dinamika sejarah, budaya, dan sosial yang telah berlangsung sejak dahulu. Dengan api pancasila di tiap diri masyarakat Indonesia, perbedaan ini menjadi anugerah alih-alih sumber perpecahan.
 
ini agama apa lagi yang udah ada kat indonesia, gak usah banyak aja ya ๐Ÿ˜‚ kalau gini punya 6 agama resmi, tapi masih ada yang lain juga, kayaknya udah cukup yaa ๐Ÿ™ aku rasa pentingnya adalah kita dapat menerima dan menghargai perbedaan, bukan berusaha memisahkan orang satu sama lain ๐Ÿค kira-kira bisa memberi kesan bahwa Indonesia jadi negara yang lebih harmonis ๐Ÿ˜Š
 
ini soal agama apa aja kalau jadikan resmi kan? apa yang penting itu? kita harus fokus pada hal yang lebih penting yaitu kesejahteraan rakyat dan pertumbuhan ekonomi, bukan tentang agama mana yang paling baik. tapi sepertinya pemerintah masih ingin memaksimalkan keuntungan dari perbedaan agama ini, sih...
 
Gue rasa agama apa pun itu, semua umatnya sama-samanya ๐Ÿค—. Di masa lalu gue suka mendengar cerita dari nenek moyang tentang kepercayaan-kepercayaan lama yang masih hidup di Indonesia. Misalnya, ada dari budak budak Bali yang masih berpikir seperti itu ๐Ÿ˜‚.

Sekarang ini gue lihat bahwa pemerintah sudah mengakui semua agama sebagai resmi, itu bagus sekali! Gue rasa penting untuk kita kenal dan menghormati kepercayaan-kepercayaan masing-masing orang. Misalnya, gue suka mencicipi hidangan dari komunitas Konghucu di Bangka Belitung, itu enak sekali ๐Ÿคค.

Tapi gue juga merasa sedikit penasaran mengenai apa yang akan terjadi jika kita semua sama-sama memeluk agama yang sama. Apakah kita bisa hidup lebih harmonis dan tidak ada masalah? ๐Ÿค”. Gue rasa itu pertanyaan yang sangat bagus untuk kita diskusi! ๐Ÿ’ฌ
 
gampang banget aja agama apa pun diakui resmi kalau ada jumlahnya banyak nih... jadi 87% penduduk Islam, 4,1 juta Protestan, 3 juta Katolik, 3,76 juta Hindu... dan apa ya? semua sama-sama diakui kalau jumlahnya besar. tapi siapa tahu di daerah kecil ada yang berbeda-beda nih, kelompok kepercayaan lokal yang hidup secara tradisional... itu juga penting kan? jangan hanya fokus pada jumlahnya aja, tapi juga kenali keunikan setiap agama.
 
Wow ๐Ÿ˜ฎ, kalau tahun 2026 udh dipastikan agama dan jumlah penganutnya di Indonesia ๐Ÿ™. Islam masih jadi agama mayoritas, tapi juga ada banyak kepercayaan lokal lainnya yang hidup tradisional ๐ŸŒฟ. Wow ๐Ÿ˜ฎ, provinsi Jawa Barat punya Muslim terbanyak, keren kan ๐Ÿคฉ!
 
ini kalau aku ngerasa belakangan aja ๐Ÿ˜… apa kabar gue kalau nggak ikut cerita ini? ya aku rasa agama yang resmi di Indonesia udah jelas banget, tapi apa kabar dengan kepercayaan lokal? aku rasa kita harus berhati-hati dengan hal ini, karena perbedaan agama bisa bikin kerumunan ๐Ÿ˜…. tapi gue juga senang sekali kalau pemerintah Indonesia ngakui ajaran-ajaran yang ada di Indonesia, dan tidak hanya fokus pada satu agama saja ๐Ÿ™. aku rasa kita harus menjaga keberagaman ini agar tidak terjadi konflik, tapi tetap bisa hidup bersama-sama dengan damai ๐Ÿ•Š๏ธ.
 
aku pikir ini bukan tentang keberagaman agama tapi lebih kepada bagaimana pemerintah Indonesia bisa memilih 6 agama resmi kan? kenapa nggak jadi 10 atau lebih lagi? aku rasa ini akan membuat indonesia semakin unik dan menarik bagi wisatawan asing, terutama yang suka dengan kebudayaan. tapi apa benar-benar masalahnya jika tidak ada aturan resmi tentang agama? di mana orang Indonesia bisa berbagi kepercayaannya tanpa harus khawatir akan konsekuensi dari pemerintah
 
hebat banget ya keanekaragaman agama di Indonesia ๐Ÿ™Œ๐Ÿผ. aku pikir itu salah satu hal yang paling berharga kita miliki sebagai bangsa Indonesia. dari Islam hingga Konghucu, setiap agama memiliki sejarah dan budaya yang kaya dan unik. dan yang terbaik lagi adalah kita semua bisa saling menghormati dan merespons dengan toleransi ๐Ÿ’•๐ŸŒŽ. aku yakin kalau di masa depan kita akan semakin kuat dan maju karena kita bisa belajar dari keanekaragaman itu ๐Ÿค๐Ÿ’ก.
 
aku pikir agama tidak perlu dipaksa orang lain terhadap. kalau orang mau belajar dan memeluk agama itu kan orang sendiri yang bisa pilih. aku masih bingung bagaimana cara menghitung jumlah penganut agama apa lagi kelompok kepercayaan lokal. aku rasa perlu ada penjelasan yang lebih jelas tentang bagaimana dihitung. kalau gini semua orang bisa mengetahui dan memilih mana agama yang dihargai oleh masyarakat luas ๐Ÿค”
 
Kamu tahu siapa yang benar-benar memeluk agama mayoritas di Indonesia? Ya, itu adalah Islam! Tidak seperti yang dikatakan, bahwa Agama Kristen Protestan dan Katolik juga memiliki jumlah penganut banyak. tapi sepertinya hanya sekitar 12% dan 3% dari penduduk Indonesia yang memeluk agama tersebut.

Dan apa sih dengan agama Hindu? Kamu pikirnya masih umum di Indonesia kan? Tapi sebenarnya hanya sekitar 1,7% dari penduduk Indonesia yang memeluk agama tersebut.

Dan jangan lupa, Buddha juga tidaklah umum di Indonesia, hanya sekitar 0,8% saja yang memeluk agama tersebut.
 
ini penjelasan agama di indonesia... ๐Ÿค” salah satu hal yang bikin saya penasaran adalah bagaimana agama bisa terus hidup dan berkembang di Indonesia? mungkin karena Indonesia adalah negara dengan keanekaragaman budaya yang sangat tinggi. ๐ŸŒŽ tapi apa yang membuat agama-agama ini bisa berlalu-lalang di sini tanpa masalah?

saya pikir salah satu alasan utamanya adalah karena kita memiliki nilai-nilai Pancasila yang menjadikan keberagaman itu menjadi kekuatan besar bagi kita. ๐Ÿ™ tapi bagaimana dengan mereka yang tidak tergolong dalam agama-agama resmi? apakah mereka juga bisa merasa nyaman dan dihargai?

saya juga curuus tentang bagaimana pemerintah bisa membuat daftar agama-agama yang resmi... bisa jadi itu akan menimbulkan kesan bahwa satu agama lebih baik dari yang lain. ๐Ÿคทโ€โ™‚๏ธ tapi saya berharap tidak demikian, karena setiap agama memiliki kebaikan dan kelemahannya masing-masing.

saya ingin tahu, apa opini Anda tentang hal ini? bagaimana pendapat Anda tentang keberagaman agama di Indonesia? ๐Ÿค”
 
Kalo nonton news ini kayaknya makin jelas banget tentang agama di Indonesia ๐Ÿค“. Islam itu masih jadi agama mayoritas banget, tapi gampang-ganteng aja karena ada banyak kepercayaan lokal lainnya ๐ŸŒณ. Protestant dan Katolik juga ada, tapi tidak sepadat Islam nih ๐Ÿ˜…. Sementara itu, Hindu dan Buddha lebih fokus di daerah Bali dan Sumatera Utara aja ๐Ÿ–๏ธ. Dan Konghucu? Wah, itu agama tradisional yang asli dari Tiongkok ๐Ÿ‡จ๐Ÿ‡ณ.

Aku pikir baik-baik aja karena Indonesia jadi negara dengan keberagaman agama yang luas ๐ŸŒŽ. Jangan lupa Pancasila yang menjadi landasan kita semua ๐Ÿ˜Š. Kalau ada perbedaan, itu karena masing-masing orang memiliki pengalaman dan budaya yang unik ๐Ÿค. Jadi, jangan ngeremehkan keberagaman agama kita, biar lebih harmonis aja ๐Ÿ™.
 
Pikiran saya terpikir kalau di tahun 2026 kita sudah bisa ngetahuin jumlah penganut agama apa aja di Indonesia. Saya pikir itu bakal membantu orang-orang untuk lebih mengenal dan menghormati keberagaman agama kita. Tapi, yang perlu kita ingat adalah agama ini bukan hanya soal jumlah yang banyak atau sedikit, tapi juga tentang apa yang di dalam hati kita ๐Ÿ’–.

Saya penasaran juga kalau bagaimana cara kita bisa menjaga keharmonisan di antara agama-agama ini. Karena, tentu saja kita tidak bisa memaksakan satu agama kepada yang lain. Maka dari itu, saya berharap kita bisa lebih memahami dan menghargai keberagaman agama kita ๐Ÿ™.

Dan, saya pikir juga penting kalau kita bisa melihat bahwa setiap agama ini memiliki nilai-nilainya masing-masing. Seperti bagaimana Islam memberikan contoh tentang persatuan dan kerjasama, Protestantisme memberikan contoh tentang kebebasan berpikir, dan lain-lain ๐Ÿค.

Saya rasa, kalau kita bisa melihat bahwa setiap agama ini memiliki nilai-nilainya masing-masing, maka kita bisa lebih menghargai keberagaman agama kita dan menjadi warga negara yang lebih baik ๐Ÿ™.
 
Pikiran saya kembali ke masa lalu... bagaimana banyaknya agama di Indonesia, itu benar-benar mempesona ๐Ÿ˜ฎ. Tapi apa yang paling membuat saya penasaran adalah bagaimana semua agama ini bisa bersatu dalam satu bangsa? Saya rasa itu karena kita Indonesia memiliki filosofi Pancasila yang sangat kuat ๐Ÿ’–. Jangan sampai kita lupa, kita juga harus menghargai keberagaman agama di sini ๐Ÿ˜Š. Jadi, saya harap semua agama di Indonesia bisa terus bersatu dan menjadi bagian dari satu kesatuan Bangsa Indonesia ๐Ÿ‡ฎ๐Ÿ‡ฉ๐Ÿ’•.
 
kembali
Top