AS Tidak Menginginkan Skenario Libya di Iran, Berikut 3 Alasannya

AS tidak ingin skenario Libya di Iran, karena ada beberapa alasan yang membuat mereka takut. Pertama, AS tidak ingin melihat Iran menjadi seperti Libya setelah pemberontakan tahun 2011 yang didukung NATO. Pada saat itu, Libya terpecah belah dan tidak memiliki pemerintahan yang stabil.

Kedua, Trump telah menawarkan persyaratan kepada Iran untuk mengurangi kekhawatiran Washington. Dia ingin bahwa Iran berhenti membunuh para pengunjuk rasa di jalanan dan tidak memiliki senjata nuklir. Dengan demikian, AS dapat "dengan mudah meredakan ketegangan" dengan menyetujui persyaratan tersebut.

Ketiga, Trump memiliki rencana khusus untuk Iran yang berbeda dari apa yang terjadi di Libya. Dia tidak ingin melihat Iran menjadi "negara seperti Libya" setelah pemberontakan dan tidak ada rencana untuk hari setelah itu. Karena itu, Washington akan "berhati-hati dalam menggunakan kekuatan kami" terhadap Iran.

Pada beberapa minggu terakhir, AS telah mengirimkan armada yang indah ke Timur Tengah, dipimpin oleh kapal induk USS Abraham Lincoln, untuk menekan Teheran agar menerima kesepakatan nuklir baru. Namun, AS tidak ingin skenario Libya di Iran dan ingin melihat Iran menjadi negara yang stabil dan aman.
 
Gue kira US sengaja mengirimkan armada ke Iran bukan untuk tekan Iran, tapi buat nampak kuat aja. Gue rasa itu strategi yang bagus, jadi Iran tidak langsung menyerang AS. Kita harus berharap Iran bisa menerima kesepakatan nuklir baru dan menjadi negara yang stabil, ya 😊. Gue harap US bisa mengambil contoh Libya dan tidak terulang lagi di Iran. Kita semua harus berdoa agar Iran bisa menjadi contoh bagi negara-negara lain 🙏.
 
Gue pikir rencana Trump itu agak kabur, sih... Mereka kan ingin mengontrol Iran, tapi gue rasa Iran udah cukup stabil banget setelah semua konflik sebelumnya. Tapi apa yang bikin gue curiga adalah Amerika selalu suka mengintervensi di luar negeri dengan cara yang kaku, sih... Mereka tidak ingin melihat Iran jadi contoh Libya, tapi apa yang bikin mereka takut itu? Gue rasa ada sesuatu yang kurang jelas di sini... 🤔
 
Paham siapa yang mau kalah di geopolitik ini! Tapi, apa asalnya Amerika Serikat malu-mala membuat ngepak armada ke Timur Tengah? Mungkin karena mereka pikir Teheran bakal jadi seperti Tripoli dari 2011? Nah, kalau benar-benarnya, Libya gak ada yang stabil setelah itu, makanya Iran sih tidak ingin terjadi hal sama. Dan, siapa tahu, mungkin Amerika nggak ingin Iran menjadi negara yang sama dengan Libya... tapi, gimana kalau Amerika Serikat malah buka peluang bagi kontra-revolution? Jadi, apa yang sebenarnya mereka cari di Timur Tengah? 🤔
 
Gue pikir kira-kira apa sih yang bikin Amerika takut dengan Libya sih? Mungkin karena Libya jadi contoh bagaimana gue bisa jatuhin negaranya dulu 😂. Nah, gue rasa kalau Trump yang nggak mau Libya di Iran itu karena dia ingin Iran jadi contoh yang baik kan? Seperti apa aja kira-kira persyaratan itu? "Jangan bunuh para pengunjuk rasa, jangan punya senjata nuklir"? Gue pikir itu gimana aja jika Iran mau menghormati perintah Amerika? Gue rasa Amerika sih yang paling butuh bimbingan dari seseorang yang lebih bijak 🤓.
 
Maksudnya kalau AS mau nggak coba gulingi Iran seperti Libya tahun 2011, ya? Mereka punya alasan cerdas banget. Jika Iran ganti-ganti pemerintahan dan jadi anarkis seperti Libya, tentu aresnya aja. Kalau bukan, Washington ingin Iran tetap stabil dan aman, bisa berarti apa? Nah, kalau Iran setuju dengan persyaratan Trump, seperti tidak membunuh para pengunjuk rasa dan tidak punya senjata nuklir, AS bakal "dengan mudah" menyelesaikan masalahnya. Tapi, jangan asumsi sih kalau Iran bisa langsung jadi negara yang aman dan stabil seperti itu...
 
Ughhh, Amerika Serikat ini terus sering membuat kacau di Timur Tengah 🤯! Mereka mau menekan Iran agar berhenti membunuh para pengunjuk rasa dan tidak punya senjata nuklir, tapi gak ada yang menjelaskan bagaimana caranya mereka mau mengatur hal itu. Dan Trump lagi-lagi yang jadi bungkusnya 🙄. Dia ingin Iran menjadi "negara seperti Libya" tapi buatannya kalau Libya itu udah runtuh dan tidak stabil?

Mengirimkan armada ke Timur Tengah juga gak terlalu masuk akal, kalau mereka mau menekan Teheran agar menerima kesepakatan nuklir baru. Mereka udah bisa buat skenario yang lebih baik, bukannya membuat kacau lagi 🤦‍♂️.

Saya rasa Amerika Serikat ini perlu belajar cara mengatur hal-hal dengan lebih hati-hati dan tidak sering membuat kekhawatiran bagi negara-negara lain 🙏.
 
aku pikir Amerika Serikat (AS) benar-benar mau berbicara dari dada bukan? mereka punya armada yang indah untuk menekan Teheran tapi sebenarnya apa yang mereka cari? mereka hanya ingin Iran tetap stabil dan aman aja, tapi apakah itu juga bisa dipenuhi dengan cara yang tepat? aku pikir ada beberapa hal yang perlu dipertimbangkan di sini, seperti bagaimana caranya Iran dapat merasa aman jika Amerika Serikat mau mengurangi kekhawatiran mereka. dan apa yang akan terjadi jika persyaratan AS tidak disetujui? tentu saja itu akan menjadi skenario Libya yang tidak ingin terjadi... 🤔💡
 
Kalau asalnya dia tahu apa yang akan terjadi kalau Iran jadi seperti Libya? Mungkin dia juga ingin Iran berhenti membunuh para pengunjuk rasa nih 🤦‍♂️, tapi siapa tahu dia juga ingin membeli kesetujuan dari Teheran dengan mudah gitu, tapi kemudian harus berhati-hati karena Libya gila banget setelah pemberontakan tahun 2011 🚫. Saya rasa asal-usulnya kira-kira sama aja, dia ingin Iran menjadi negara yang stabil dan aman, tapi dia tidak ingin menggunakan kekuatan keras untuk itu, kayaknya dia ingin menyelesaikan masalah dengan cara yang lebih santai 💡.
 
Aku pikir kalau ini nggak main keterangannya ya, Amerika Serikat punya alasan teka-teki buat jangan kira Iran pasti ikut liburan ke Libya like 2011. Mereka takut gak nanti Iran jadi yang sama ketika terjadi pemberontakan, sih, gak ada pemerintahan yang stabil lagi. Dan Trump yang kayaknya berbicara dengan Iran buat nanti tidak ada kekhawatiran, dia mau kalau Iran nggak bunuh pengunjuk rasa dan gak punya senjata nuklir, dia udah siap meredakan ketegangan itu. Tapi aku pikir ini kayaknya bisa jadi strategi buat Amerika Serikat, bukan cuma tentang keamanan saja, tapi juga ada hal lain yang bikin mereka takut Iran jadi seperti Libya.
 
Wah, kalau asing-asingnya nggak mau skenario Libya di Iran kayak apa aja? Mereka malah kirim armada yang indah ke Timur Tengah, tapi apa yang terjadi kalau Iran tidak mau menerima kesepakatan nuklir baru? Aku pikir AS hanya punya kata-kata aja, siapa bilang kalau mereka bisa meredakan ketegangan dengan mudah? Libya kayaknya gampang sekali dibebaskan dari pemerintahan yang stabil, tapi Iran nggak mau diulangin lagi. Trump udah menawarkan persyaratan, tapi apakah Iran akan menerima? Aku jujur rasanya kurang percaya... 😒
 
Pagi ini, siapa tau aja Amerika Serikat punya rencana untuk menghindari skenario Libya di Iran 🤔. Nih, kalau Iran mau menurut keinginan AS, mungkin bisa dilakukan. Tapi, kalau tidak... 😅 Iran pasti tidak ingin menjadi negara yang terpecah belah seperti Libya, kan? Libya itu sendiri sudah ada masalah besar di tahun 2011, dan kemudian menjadi sangat tidak stabil. Kita nggak ingin keburuan itu terjadi di Iran, kan? 🤞
 
Asalkan AS tidak mau terjebak di sini seperti Libya, saya pikir mereka harus lebih bijak lagi 🤔. Jika Trump benar-benar ingin melindungi Iran dari skenario Libya, maka dia harus lebih fokus pada mencari solusi yang seimbang, bukan hanya menawarkan persyaratan yang bisa dianggap tidak adil oleh Iran.

Saya rasa Iran sudah cukup matang untuk mengambil keputusan sendiri tentang bagaimana mereka ingin mengembangkan negara mereka. AS harus lebih setia dalam menjalankan prinsip-prinsip diplomatik dan bukan hanya menetapkan syarat yang bisa dianggap sebagai manipulasi 🤑.

Dan siapa tahu, mungkin AS seharusnya lebih berhati-hati dalam mengirimkan armada ke Timur Tengah. Membuat Iran merasa terancam saja bisa membuat mereka semakin keras kepala dan tidak mau mendengarkan persyaratan yang ditawarkan oleh AS 🚫.
 
Kalau nggak sabarnya aja, asalnya Amerika lagi kaget banget dengan giliran Trump. Dia ini kayak benang patah, bisa jadi dia buat kesepakatan nuklir baru sama Iran untuk bisa melawan Russia. Nah kalau demikian, mungkin Iran tidak perlu khawatir kena serangan AS seperti Libya. Mereka punya rencana yang berbeda-beda, kayaknya mereka ingin nggak terkena "pesan" sama Amerika di luar. tapi ayo, tunggu dulu, apakah Trump benar-benar ingin melayani Iran?
 
kembali
Top