Pemerintah Amerika Serikat (AS) meluncurkan peringatan kepada warganya untuk meninggalkan Iran, mengacu pada kemungkinan intervensi militer ke negara tersebut. Pernyataan itu ditujukan bagi warga AS yang sedang berada di dalam negeri Iran.
Menurut sumber di Kedutaan Besar Virtual AS di Teheran, peringatan ini dikeluarkan setelah kemungkinan intervensi militer ke Iran disebutkan oleh Presiden AS Donald Trump. Pernyataan tersebut memberikan tahu kepada warga AS untuk mengambil langkah cepat dan segera meninggalkan Iran.
Pemerintah AS khawatir akan risiko yang ditimbulkannya bagi warganya di Iran. Kedutaan Besar Virtual AS di Teheran mengatakan bahwa warga negara AS memiliki risiko besar untuk diinterogasi, ditangkap dan ditahan di Iran setelah menunjukkan paspor AS atau koneksi ke Amerika Serikat.
Selain itu, Pemerintah AS juga memperingatkan agar meningkatkan kewaspadaan warganya yang berada di dalam negeri Iran. Kedutaan Besar Virtual AS mengatakan agar warga AS tidak menunjukkan diri di depan umum dan tetap waspada terhadap lingkungan sekitar mereka.
Hal ini terjadi beberapa saat setelah Presiden Trump menyebutkan kemungkinan melakukan intervensi militer ke Iran jika pemerintah tersebut melakukan aksi brutal kepada para demonstran. Selain itu, Donald Trump juga mengancam memberikan sanksi tarif ekspor 25 persen kepada negara-negara yang bekerja sama dengan Iran.
Menurut sumber di Kedutaan Besar Virtual AS di Teheran, peringatan ini dikeluarkan setelah kemungkinan intervensi militer ke Iran disebutkan oleh Presiden AS Donald Trump. Pernyataan tersebut memberikan tahu kepada warga AS untuk mengambil langkah cepat dan segera meninggalkan Iran.
Pemerintah AS khawatir akan risiko yang ditimbulkannya bagi warganya di Iran. Kedutaan Besar Virtual AS di Teheran mengatakan bahwa warga negara AS memiliki risiko besar untuk diinterogasi, ditangkap dan ditahan di Iran setelah menunjukkan paspor AS atau koneksi ke Amerika Serikat.
Selain itu, Pemerintah AS juga memperingatkan agar meningkatkan kewaspadaan warganya yang berada di dalam negeri Iran. Kedutaan Besar Virtual AS mengatakan agar warga AS tidak menunjukkan diri di depan umum dan tetap waspada terhadap lingkungan sekitar mereka.
Hal ini terjadi beberapa saat setelah Presiden Trump menyebutkan kemungkinan melakukan intervensi militer ke Iran jika pemerintah tersebut melakukan aksi brutal kepada para demonstran. Selain itu, Donald Trump juga mengancam memberikan sanksi tarif ekspor 25 persen kepada negara-negara yang bekerja sama dengan Iran.