Arti & Konteks Materi

Pandji Pragiwaksono kembali membawakan joke yang terkenal "Wo yao chi chao fan" dalam pertunjukan spesial komedi tunggal "Mens Rea" di Indonesia Arena, Jakarta, pada 30 Agustus 2025. Joke tersebut dimasukkan dalam salah satu rangkain bit Pandji saat membahas polemik Pulau Rempang. Komika ini juga menjadi komika Indonesia pertama yang menayangkan pertunjukan spesial di Netflix.

Dalam joke "Wo yao chi chao fan", Pandji menganalogikan permasalahan di Rempang layaknya seseorang yang tergusur dari rumahnya sendiri. Padahal, menurut Pandji, hunian tersebut sudah diturunkan dari generasi ke generasi. Ia juga mengatakan bahwa pemerintah Indonesia dan warga Pulau Rempang sangat tidak enak dengan proyek ini.

Namun, "Wo yao chi chao fan" memiliki arti yang berbeda dalam bahasa Mandarin. Artinya adalah "Saya ingin makan nasi goreng". Jika ditelusuri dari konteks joke tersebut di "Mens Rea", maka artinya adalah bahwa banyak orang yang tidak enak dengan proyek Rempang Eco City dan tidak mengerti apa yang maksudnya.

Ternyata, komika Pandji Pragiwaksono pernah membawakan joke "Wo yao chi chao fan" sebelum ini. Salah satunya saat tampil di acara "The Tour" pada 2013. Bedanya adalah saat itu joke tersebut digunakan sebagai konteks rangkaian bit saat ia berkunjung ke Shanghai, Cina.

Sementara itu, proyek Rempang Eco City telah jadi pro-kontra sejak era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan dihidupkan kembali di masa Presiden Joko Widodo. Pada masa pemerintahan Jokowi, Pulau Rempang dicanangkan bakal direvitalisasi untuk menjadi kawasan yang mencakup sektor industri, perdagangan, hunian, dan pariwisata.

Namun, penolakan warga setempat tersebut berujung pada kriminalisasi. 8 warga ditangkap dan dijadikan tersangka dalam kerusuhan di Kampung Tanjung Kertang pada September 2023. 35 di antaranya ditetapkan menjadi tersangka dan diputus bersalah oleh pengadilan.
 
🤣 omong-omungan yang diutarakan Pandji Pragiwaksono tentang Pulau Rempang terasa sangat sering diputar dan tidak ada akhirnya 🕰️. Ia juga sengaja mengambil arti dari joke yang bedanya dengan kaliannya sebelumnya, tapi siapa yang tahu apakah itu benar atau tidak? 🤔 Akan tetapi, apa yang pasti adalah bahwa Pulau Rempang tetap menjadi kontroversi di Indonesia, dan kita harus menunggu apa yang akan terjadi selanjutnya 📺.
 
gak ngerti apa yang maksudnya sama aja nih, sih aku punya kawan dari Rempang yang bilang kalau dia tidak bisa masuk ke rumahnya karena ada proyek itu, tapi aku rasa orang yang udah tinggal di Rempang lama sekali lebih paham apa yang maksud Rempang Eco City. kalau aku harus makan nasi goreng untuk mengerti konteksnya, aku gak bisa 😂
 
gak paham sih, apa maksudnya proyek Rempang Eco City itu deh. kayaknya hanya akan membawa kerugian lebih banyak lagi bagi warga setempat. tapi, sih humor Pandji Pragiwaksono terus banget ngasih ngerasa gak enak. yang paling kereen isinya adalah, sih, Pulau Rempang udah lama diturunkan dari generasi ke generasi, jadi apa lagi yang mereka harapkan? 🤔
 
hehe, sih aku pikir komedi Pandji Pragiwaksono yang bawa joke "Wo yao chi chao fan" lagi bikin geli di Indonesia Arena kembali 🤣. Aku suka banget dengar cara dia memecahkan es dengan analogi permasalahan Pulau Rempang 😂. Tapi, sih aku juga curiga apa yang maksudnya itu "Wo yao chi chao fan" sebenarnya bukan tentang Pulau Rempang aja 🤔. Aku liat dia tampil di acara lain sebelum ini dan joke itu juga digunakan, tapi kali ini dia kembali bikin komedi yang bikin orang tertawa dan penasaran sama saat itu 😂. Sementara Pulau Rempang Eco City masih menjadi kontroversi dari lama, sih aku lihat pro-kontra tentang project itu di masa-masa pemerintahan Jokowi sebelum ada kerusuhan 🤷‍♀️. Aku harap warga Pulau Rempang bisa hidup dengan damai dan tidak ada lagi kriminalisasi 😔.
 
aya pikir nih, komedi Pandji sih jadi bagian dari permasalatan kita juga ya? sih komika itu jadi viral lewat Netflix, tapi yang pentingnya warga Rempang sudah terkena dampaknya dan banyak yang tidak enak dengan proyek ini. kayaknya kita harus bisa menilai mana yang benar dan mana yang salah dalam masalah ini 🤔.
 
gak bisa percaya sih, pulau rembang yang sering dikatai sebagai titik konflik saat ini kembali jadi sumber komedi dari pandji pragiwaksono . itu kayaknya benar, warga rembang itu benar2 nggak enak banget sama proyek rembang eco city . tapi ayo gak perlu kebawaan sih, kita coba lihat dari mana asal kata "wo yao chi chao fan" itu . kalau asli artinya apa sih? jadi kayaknya nggak ada hubungannya sama sekali dengan proyek rembang , tapi tapi gak enak banget warga rembang yang serius2 ditangkap karena kekerasan di kampung tanjung kertang . itu benar2 kejar aja sih
 
Aku pikir komedi Pandji Pragiwaksono yang kayaknya harus mengajarkan kita tentang pentingnya proses dan kebijakan, tapi gampang banget aja dia bilangin hal yang sederhana dan tidak tepat. Misalnya, apa arti sih "Wo yao chi chao fan"? Aku rasa kalau dia ingin bilangin permasalahan Rempang Eco City, maka dia sebaiknya bilangin langsung dan jujur. Tapi apa yang terjadi, dia salah paham dan menggunakan istilah yang salah. Saya pikir ini menunjukkan bahwa komedian yang bagus harus bisa berpikir kritis dan tidak mengambil hal yang sederhana tanpa memperhatikan akibatnya. 🤔
 
Pandji Pragiwaksono kembali bercanda, tapi kali ini dia kembali membuat saya berpikir, apa arti dari joke "Wo yao chi chao fan" itu? Iya, komika Indonesia pertama yang menayangkan pertunjukan spesial di Netflix, tapi perlu diingat kalau itu juga sudah pernah dia bawakan sebelumnya. Saya rasa joke tersebut lebih mirip dengan semangat warga Pulau Rempang yang tidak ingin proyek Rempang Eco City mereka mengalami kerusuhan. Tapi apa arti dari "Wo yao chi chao fan" itu? Saya pikir itu seperti saat kita semua nari ke makanan favorit kita sendiri, tapi disini joke tersebut digunakan untuk menunjukkan perselisihan yang ada di Pulau Rempang. Tapi siapa tahu, apa arti dari komika yang dibawa Pandji Pragiwaksono kali ini? 🤔
 
kembali
Top