Nisfu Syaban atau malam pertengahan bulan Syaban memang merupakan titik penting dalam kalender Islam. Pertanyaan sering muncul apakah pada malam ini umat Islam harus mandi taubat sebelum ibadah, boleh mandi dan mengerjakan shalat taubat sendirian, dan besok diwajibkan puasa Nisfu Syaban.
Dalam kalender Hijriah, sebuah hari dimulai sejak matahari terbenam. Artinya, pergantian tanggal terjadi saat Magrib, bukan tengah malam seperti kalender Masehi. Jika memasuki pertengahan bulan Syaban, kita harus tahu apa itu nisfu syaban dan keutamaannya.
Nisfu berarti setengah atau pertengahan. Malam Nisfu Syaban dimulai sejak Senin malam ini setelah Maghrib, dengan menghitung waktu tersebut dari tanggal 1 Syaban 1447 H, atau 20 Januari 2026, hingga 15 Syaban yang jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026.
Rasulullah SAW. pernah bersabda bahwa bulan Syaban adalah masa diangkatnya amal-amal. Di dalam hadis yang disebutkan oleh Imam Muslim dan Bukhari juga menyatakan bahwa Allah melihat kepada segala makhluk-Nya pada malam pertengahan Syaban, lalu mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.
Imam as-Syafi'i menyebutkan dalam Al Umm bahwa doa mustajab terjadi pada lima malam, salah satunya adalah malam pertengahan Syaban.
Dalam kalender Hijriah, sebuah hari dimulai sejak matahari terbenam. Artinya, pergantian tanggal terjadi saat Magrib, bukan tengah malam seperti kalender Masehi. Jika memasuki pertengahan bulan Syaban, kita harus tahu apa itu nisfu syaban dan keutamaannya.
Nisfu berarti setengah atau pertengahan. Malam Nisfu Syaban dimulai sejak Senin malam ini setelah Maghrib, dengan menghitung waktu tersebut dari tanggal 1 Syaban 1447 H, atau 20 Januari 2026, hingga 15 Syaban yang jatuh pada Selasa, 3 Februari 2026.
Rasulullah SAW. pernah bersabda bahwa bulan Syaban adalah masa diangkatnya amal-amal. Di dalam hadis yang disebutkan oleh Imam Muslim dan Bukhari juga menyatakan bahwa Allah melihat kepada segala makhluk-Nya pada malam pertengahan Syaban, lalu mengampuni seluruh makhluk-Nya kecuali orang musyrik dan orang yang bermusuhan.
Imam as-Syafi'i menyebutkan dalam Al Umm bahwa doa mustajab terjadi pada lima malam, salah satunya adalah malam pertengahan Syaban.