Apakah Gap Year Bisa Ikut SPAN PTKIN 2026? Ini penjelasannya

Gap year tidak dapat ikut seleksi SPAN PTKIN 2026 karena persyaratan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Siswa gap year hanya dapat mengikuti jalur Seleksi Uji Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) sebagai alternatif. Dalam UMPTKIN, siswa harus menghadirikan diri di titik lokasi ujian dan menjalani tes berbasis sistem seleksi elektronik (SSE).
 
Gue pikir suka aja nih kalau mereka punya gap year yang harus pilih jalur umat ya? Tapi, itu masalah. Gue rasa kementerian agama tidak perlu membedakan antara umat dan umat lain. Apalagi kalau ada banyak mahasiswa keagamaan yang ingin melanjutkan pendidikan mereka di universitas negeri.

Tapi, gue paham juga bahwa mereka ingin memastikan bahwa semua peserta seleksi SPAN PTKIN 2026 memiliki integritas dan nilai-nilai agama yang kuat. Jadi, mereka harus membuat persyaratan yang ketat untuk memastikan hal ini. Sayangnya, itu artinya banyak mahasiswa gap year tidak bisa ikut seleksi di universitas negeri.

Gue rasa gampang banget kalau pemerintah punya kebijakan yang adil dan transparan. Mereka harus memberikan informasi yang jelas kepada semua orang tentang persyaratan dan jalur seleksi mereka. Jadi, mahasiswa gap year tidak perlu khawatir dan merasa tertekan oleh persyaratan yang ketat.
 
Gue pikir ini tidak adil, siapa bilang gap year harus masuk kampus agama? Kalau mau belajar apa lagi, gue bisa online aja. Tapi kalau harus pilih antara masuk agama atau jalan sendiri, gue rasa umumnya lebih banyak yang memilih jalan sendiri. Karena ini semua masih tentang biaya, sih. Gue juga penasaran kenapa harus masuk kampus agama jika di luar sana sudah ada sekolah biasa aja?
 
Gue bayangkan, kita sabar-sabaran ikuti seleksi SPAN PTKIN, nanti lamaran kita bisa masuk ke perguruan tinggi yang kita inginkan, tapi apa kalau gak lama keluarga kita membutuhkan uang ya? itu gampang banget dipilih dulu yang punya uang. tapi sekarang setelah umat ini nggak perlu lagi khawatir sama dengan biaya kuliah, apa yang harus gue lakukan?.
 
Aku kira apa maksudnya aja kalau gap year tidak bisa ikut seleksi SPAN PTKIN 2026... apa yang salah dengan mereka sih? kok harus beli tiket ke sana juga? 🚫 aku suka pilihan umum tapi ini jadi susah aja... aku mau tahu, bagaimana caranya dijamin pasti gak ada yang curang? dan gimana dengan mereka yang sudah lama tidak sekolah? aku bingung kok...
 
Gak sabar dengan peserta gap year yang ingin ikut seleksi SPAN PTKIN 2026. Saya rasa kalau harus memilih antara umum atau umat, gak ada masalah. Gap year bisa ikut Seleksi Uji Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) aja, siap dengan sistem seleksi elektronik yang canggih, ya! Gak usah khawatir dengan persyaratan yang ketat. Yang penting adalah mereka memiliki kemampuan dan minat untuk masuk ke perguruan tinggi. Saya rasa ini akan membuat proses seleksi lebih transparan dan adil.
 
Gap year ini makin sulit sih... kayaknya gak saban yang bisa lulus seleksi SPAN PTKIN tahun depan. Yang paling sedih adalah, mungkin banyak yang harus kembali ke sekolah biasanya, tapi karena harus di jalur UM-PTKIN aja. Semoga mereka bisa menemukan kebaikan dalam usaha ini, tapi sih, proses seleksi ini jadi makin panjang dan sulit.
 
Kaya gitu aja kalau gap year nggak bisa ikut seleksi SPAN PTKIN 2026. Mungkin karena Kementerian Agama Republik Indonesia ingin memastikan bahwa para siswa yang lulus SPAN PTKIN sebenarnya memiliki latar belakang agama Islam, ya? Saya rasa ini juga bagus banget karena umumnya PTKIN cuma untuk mahasiswa yang sudah masuk ke dalam program pendidikan. Jadi, kalau gap year bisa ikut seleksi UM-PTKIN itu wajar banget! Saya pikir cara ini juga lebih akurat, karena setidaknya mereka harus menghadiri ujian secara langsung dan bukan hanya melalui tes online. Semoga semuanya berjalan lancar dan banyak yang berhasil lolos seleksi ya! 💯
 
Gue penasaran banget apakah ini benar. Gap year kok suka dipaksa ikut Seleksi SPAN PTKIN karena persyaratan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama. Saya rasa ini tidak adil, gue pikir gap year sudah cukup mempersiapkan diri sendiri dan belum ada tahu siapa yang akan diabsahkan. Tapi ya mungkin karena Kementerian Agama ingin mengatur agar semua siswa yang ikut Seleksi SPAN PTKIN itu benar-benar memiliki komitmen untuk masuk ke perguruan tinggi keagamaan. Gue khawatir apakah ini akan mempengaruhi calon-calon yang nanti diusia 20-an dan harus langsung bekerja? 🤔 https://www.republika.co.id/news/du...rdapat-jalur-um-ptkin-selain-span-parkin-2026
 
Gak sabar banget dengar itu gap year nggak bisa ikut Seleksi SPAN PTKIN 2026, aja salah satu jalur aksesnya punya batas. Aku pikir ini salah keputusan dari Kementerian Agama, gini punya ketidakpastian bagai mana sih proses seleksi di kalangan siswa gap year? Sebenarnyanya, apa perbedaan antara Seleksi Uji Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (UM-PTKIN) dan SPAN PTKIN itu? Apa yang ada di dalam proses seleksi UM-PTKIN yang membuat keduanya berbeda, aja di kalangan mahasiswa Muslim di Indonesia punya prioritas yang sama. Jadi, gini sih masalahnya, gak bisa lagi menilai kemampuan siswa gap year atau apa?
 
Gap year itu kayaknya bikin sulit buat mereka yang ingin ikut Seleksi Pendidikan Klinis Nasional (SPAN) PTKIN 2026. Aku pikir persyaratan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama itu agak ketat, kan? Saya rasa ada yang salah kalau pemerintah memperpanjang waktu belajar di gap year itu untuk membantu mereka siapin untuk seleksi PTKIN. Saya rasa aku tidak bisa jadi ikut seleksi umum karena ujian online itu kayaknya bikinku kaget. Tapi aku yakin ada yang lain yang bisa ikut seleksi SPAN, kok!
 
Gap tahun kan kayaknya sudah jadi kebiasaan banget... tapi kalau ini, apa artinya kamu harus lama kuliah dulu sebelum bisa ikut Seleksi SPAN PTKIN? Maksudnya sih yang diawasi oleh Kementerian Agama itu perlu ada kemampuan minimal. Tapi gap tahun kan sudah lama tidak berkelanjutan lagi... kayaknya ini akan menjadi masalah bagi banyak orang. Dan kalau harus mengikuti jalur UM-PTKIN, sih saya rasa itu kurang fleksibel juga... harus menghadirin diri di titik lokasi ujian itu nggak bisa digabungin dengan jadwal online yang kita miliki sekarang.
 
gap naikin keselektifan lagi, apa sih masalahnya pihak kementerian agama mau buat siapa aja yang ikut seleksi spain? kalau gak ada masalah sama sekali. mungkin karena hanya ada jalur um-ptkin, jadi siswa gap harus memilih mana aja? ini kan seperti pilihan yang tidak adil. mungkin pihak kementerian agama mau buat siswa um-ptkin lebih selektif juga, tapi gak apa rasanya sih kalau kita ada pilihan lain juga.
 
Kan apa sih? Gap year gak bisa ikut seleksi SPAN PTKIN 2026 karena persyaratan yang ditetapkan oleh Kementerian Agama Republik Indonesia. Hmm, saya penasaran banget kenapa harus begitu. Saya pikir ini bisa mempengaruhi calon siswa gap year untuk pilih jalur seleksi UM-PTKIN. Udah panjang waktu, kira-kira kalau gak ada jalan alternatif, banyak yang bingung. Siapa sih yang mau menghadirin diri di titik lokasi ujian dan menjalani tes berbasis sistem seleksi elektronik? Saya rasa ini bisa bikin calon siswa semakin stres. Belum lagi, apa sih keuntungan dari seleksi UM-PTKIN itu sendiri? Hmm, saya masih penasaran...
 
Gue pikir ini gak adil banget ya! Gap year udah lama belajar kagum dengan agam Islam, nanti basa-basanya masih dipilih tidak bisa ikut Seleksi SPAN PTKIN. Gue rasa ini karena Kementerian Agama Republik Indonesia kurang fokus pada pendidikan umum, kayaknya cuma konsen di bidang keagamaan saja. Siswa gap year udah lama belajar beragam, bukan cuma sekedar baca Alquran aja... 🤔📚
 
Gampang banget kan sih kalau mau ikut seleksi SPAN PTKIN tapi harus gap year dulu. Sepertinya persyaratan ini kaya serangan kumbang! Siswa gap year kayaknya tidak perlu khawatir, karena ada jalur lain yang bisa mereka ikuti yaitu UM-PTKIN. Tapi, sayangnya di UM-PTKIN, siswa harus menjalani tes yang sama dengan seleksi SPAN PTKIN. Itu memang makin serius banget! 🤯

Maksudnya kalau kamu gap year, kamu bisa ikuti umptkin terlebih dahulu, tapi setelah itu kamu harus mengikuti seleksi spsn lagi. Gampang banget, kan? Yang penting adalah kamu harus siap-siap dan tidak kalah dengan seleksi ini! 💪
 
kembali
Top