Pemerintah menetapkan mata pelajaran pendukung di Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) 2026 yang akan digunakan dalam tes kemampuan akademik. Pendidikan menetapkan 59 program studi beserta disiplin rumpun keilmuan. Mata pelajaran pendukung tersebut dirinci berdasarkan kurikulum yang digunakan oleh sekolah, yaitu Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013.
Calon mahasiswa perlu mencermati rincian mata pelajaran pendukung yang ada agar pilihan prodi di perguruan tinggi sesuai dengan tes kompetensi akademik yang sudah ditempuh siswa di bangku SMA/MA/SMK. Mata pelajaran pendukung ini akan digabungkan dengan prestasi atau portofolio siswa dan memiliki bobot nilai maksimal 50%. Setiap kampus memiliki kewenangan untuk menentukan komposisi spesifiknya.
Di dalam SNBP 2026 terdapat dua jalur, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Pendaftaran jalur SNBP 2026 akan berlangsung pada 3-18 Februari 2026.
Calon mahasiswa perlu mencermati rincian mata pelajaran pendukung yang ada agar pilihan prodi di perguruan tinggi sesuai dengan tes kompetensi akademik yang sudah ditempuh siswa di bangku SMA/MA/SMK. Mata pelajaran pendukung ini akan digabungkan dengan prestasi atau portofolio siswa dan memiliki bobot nilai maksimal 50%. Setiap kampus memiliki kewenangan untuk menentukan komposisi spesifiknya.
Di dalam SNBP 2026 terdapat dua jalur, yaitu Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Pendaftaran jalur SNBP 2026 akan berlangsung pada 3-18 Februari 2026.