Apa Saja Mata Pelajaran Pendukung Program Studi di SNBP 2026?

Dalam ajang Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) 2026, pemerintah menetapkan mata pelajaran pendukung yang akan menjadi pertimbangan seleksi dan rujukan dalam tes kemampuan akademik. Pendaftaran jalur SNBP 2026 dapat dilakukan oleh calon mahasiswa dari tanggal 3-18 Februari 2026.

Pemerintah menetapkan mata pelajaran pendukung yang harus dipilih di antara 59 kelompok program studi beserta disiplin rumpun keilmuan. Program studi pendukung tersebut dirinci berdasarkan kurikulum yang digunakan oleh sekolah, yaitu Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013.

Dalam daftar mata pelajaran pendukung SNBP 2026, terdapat beberapa rumpun ilmu seperti Rumpun Ilmu Humaniora, Rumpun Ilmu Sosial, Rumpun Ilmu Alam, Rumpun Ilmu Formal, dan Rumpun Ilmu Terapan. Setiap program studi memiliki mata pelajaran pendukung yang relevan dengan program studi tersebut.

Dalam kurikulum Merdeka, ada 2 jenis kelompok program studi yaitu Kelompok Program Studi Pengembangan Kebudayaan dan Kelompok Program Studi Pengembangan Ekonomi dan Teknologi. Sedangkan dalam Kurikulum 2013 terdapat dua kelompok: Kelompok Ilmu Sains dan Humaniora, dan Kelompok Ilmu Ekonomi dan Bisnis.

Kemudian, mata pelajaran pendukung SNBP 2026 dapat dipilih di antara 59 kelompok program studi beserta disiplin rumpun keilmuan. Bobot nilai mata pelajaran pendukung dalam komponen penilaian SNBP 2026 digabungkan dengan prestasi atau portofolio siswa dengan bobot maksimal 50%.

Dalam SNPMB, terdapat dua jalur yang dapat diikuti oleh calon mahasiswa yaitu Seleksi Nasional Berbasis Prestasi (SNBP) dan Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT).
 
Aku pikir pilihan mata pelajaran pendukung yang ditetapkan ini sebenarnya tidak masuk akal. Apa kebutuhan di masa depan memang memerlukan orang yang berpengalaman dalam bidang Humaniora, Sosial, Alam, Formal, dan Terapan? Aku curiga kalau pemerintah ini malah mau mengasumsikan semua mahasiswa Indonesia harus memiliki pengetahuan di bidang-bidang itu. Aku pikir lebih baik kalau mereka fokus pada pengembangan kemampuan mahasiswa dalam bidang yang lebih spesifik seperti teknologi, kesehatan, atau ekonomi. Kalau memang mau menggunakan jalur SNBP, maka aku pikir bobot nilai mata pelajaran pendukung harus lebih rendah daripada prestasi atau portofolio siswa. Tapi sepertinya ini hanya kebijakan yang tidak masuk akal... 🤔📚
 
kira-kira siapa aja yang sengaja milih kuliah ekonomi tanpa tahu siapa saja yang sedang ngebut di bidang ilmu teknologi 🤔. kurangnya fokus pada ilmu teknologi memang membuat saya penasaran, apa kira-kira cara mereka menghadapi masalah di dunia nyata? 🤔

dan wajib tanya, apa sih keuntungan dari program studi pendukung ini? apakah benar-benar membantu mahasiswa untuk mencapai prestasi atau justru membuat mereka kewalahan dengan banyak sekali mata pelajaran yang harus dipilih? 😒

saya juga penasaran tentang komposisi calon mahasiswa yang akan ikuti SNBP 2026. apa sih rasio antara laki-laki dan perempuan, apa sih usia mereka? 🤔 ingin tahu lebih banyak ya 😊
 
Minta penjelasan siapa nanti yang akan dipilih sebagai mata pelajaran pendukung SNBP 2026? Aku pikir ini bising kok, 59 kelompok program studi itu terlalu banyak! 🤯 Bagaimana kalau kita fokus pada satu atau dua kelompok saja? Aku khawatir ini bakal bikin proses pendaftaran menjadi lebih rumit.
 
heyyyyyy! aku pikir gampang banget cari program studi pendukung SNBP 2026, tapi ternyata ada banyak sekali! 🤯 59 kelompok program studi beserta disiplin rumpun keilmuan itu makin ribet. aku khawatir aku salah pilih dan tidak bisa masuk universitas favoritku 😅. tapi aku harap pemerintah dapat membuat proses seleksi ini lebih mudah dan transparan, biar siapa pun bisa berharap untuk masuk SNBP 2026! 🌟
 
Aku pikir ini sangat keren!! Pemerintah memang benar-benar serius dengan program SNPMB 2026, kan? Mereka memilih mata pelajaran pendukung yang relevan dengan program studi itu sendiri! Aku rasa ini akan membuat calon mahasiswa lebih siap dan memiliki kemampuan akademik yang lebih baik. Saya juga senang sekali kalau pendaftaran SNPMB 2026 bisa dilakukan mulai tanggal 3-18 Februari 2026, aku sudah siap sejak hari ini!! 🤩🎉 Aku tahu kalau saya bisa masuk ke program seperti ini, aku akan sangat bangga! 😊
 
Gue pikir ini sangat penting ya! Seleksi SNBP 2026 bakal lebih kompetitif banget, karena pemerintah jadi lebih ketat dalam memilih mata pelajaran pendukung. Bayangin aja, kalau kamu ingat matpel yang tepat, kamu bakal punya keuntungan berat dalam tes kemampuan akademik. Tapi, gue juga pikir ini bisa bikin siapa saja stres, karena seleksi ini agak sulit banget. Gue harap kalau di tahun 2026, pemerintah jadi lebih sederhana dalam mengambil keputusan ini, biar siapa saja bisa menikmati kesempatan untuk masuk universitas.
 
kembali
Top