Amerika Serikat menengadah Venezuela, kata Trump. Bagaimana jadi? Apa itu doktrin Monroe yang disebutkan oleh Trump, dan bagaimana doktrin ini terkait dengan serangan militer Amerika Serikat ke Venezuela.
Doktrin Monroe adalah salah satu kebijakan luar negeri yang pertama kali disampaikan oleh Presiden ke-5 AS, James Monroe dalam pidato tahunan ketujuhnya kepada Kongres pada 2 Desember 1823. Doktrin ini menjelaskan bahwa Belahan Bumi Barat (Western Hemisphere) merupakan wilayah kepentingan Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa diminta untuk tidak lagi melakukan kolonisasi atau campur tangan politik di kawasan tersebut.
Setiap upaya intervensi Eropa dipandang sebagai ancaman terhadap keamanan dan kepentingan Amerika Serikat. Doktrin ini lahir dari konteks sejarah ketika banyak negara di Amerika Latin baru merdeka dari kekuasaan Spanyol dan Portugal. Amerika Serikat, sebagai negara yang juga lahir dari perjuangan melawan kolonialisme, menyatakan sikap untuk melindungi kawasan tersebut dari kembalinya dominasi Eropa.
Namun, sejak awal penerapannya, sikap AS ini tidak selalu disambut positif oleh negara-negara tetangga di Amerika, yang kerap memandangnya sebagai bentuk dominasi terselubung. Dalam praktiknya, Doktrin Monroe berkembang jauh melampaui pernyataan awalnya.
Pada 1865, doktrin ini digunakan untuk membenarkan tekanan diplomatik dan militer AS terhadap Prancis. Dukungan AS kepada Presiden Meksiko Benito Juarez membantunya menggulingkan Kaisar Maximilian, yang telah ditempatkan di tahta oleh pemerintah Prancis.
Perluasan paling signifikan terjadi pada 1904, ketika Presiden Theodore Roosevelt memperkenalkan Roosevelt Corollary. Melalui kebijakan ini, Amerika Serikat mengklaim hak untuk bertindak sebagai “polisi internasional” di kawasan Amerika Latin guna mencegah intervensi Eropa, khususnya terkait penagihan utang oleh negara-negara Eropa.
Doktrin Monroe juga kembali mencuat dalam konteks Perang Dingin. Pada Krisis Rudal Kuba tahun 1962, Presiden John F. Kennedy secara simbolis mengacu pada doktrin ini saat menentang penempatan rudal nuklir Uni Soviet di Kuba.
Apa makna doktrin Monroe yang disebutkan oleh Trump? Maknanya adalah Amerika Serikat memiliki hak untuk bertindak sebagai “polisi internasional” di kawasan Amerika Latin guna mencegah intervensi Eropa. Tapi, serangan militer AS ke Venezuela bukanlah pelaksanaan doktrin ini secara harfiah.
Doktrin Monroe adalah salah satu kebijakan luar negeri yang pertama kali disampaikan oleh Presiden ke-5 AS, James Monroe dalam pidato tahunan ketujuhnya kepada Kongres pada 2 Desember 1823. Doktrin ini menjelaskan bahwa Belahan Bumi Barat (Western Hemisphere) merupakan wilayah kepentingan Amerika Serikat, dan negara-negara Eropa diminta untuk tidak lagi melakukan kolonisasi atau campur tangan politik di kawasan tersebut.
Setiap upaya intervensi Eropa dipandang sebagai ancaman terhadap keamanan dan kepentingan Amerika Serikat. Doktrin ini lahir dari konteks sejarah ketika banyak negara di Amerika Latin baru merdeka dari kekuasaan Spanyol dan Portugal. Amerika Serikat, sebagai negara yang juga lahir dari perjuangan melawan kolonialisme, menyatakan sikap untuk melindungi kawasan tersebut dari kembalinya dominasi Eropa.
Namun, sejak awal penerapannya, sikap AS ini tidak selalu disambut positif oleh negara-negara tetangga di Amerika, yang kerap memandangnya sebagai bentuk dominasi terselubung. Dalam praktiknya, Doktrin Monroe berkembang jauh melampaui pernyataan awalnya.
Pada 1865, doktrin ini digunakan untuk membenarkan tekanan diplomatik dan militer AS terhadap Prancis. Dukungan AS kepada Presiden Meksiko Benito Juarez membantunya menggulingkan Kaisar Maximilian, yang telah ditempatkan di tahta oleh pemerintah Prancis.
Perluasan paling signifikan terjadi pada 1904, ketika Presiden Theodore Roosevelt memperkenalkan Roosevelt Corollary. Melalui kebijakan ini, Amerika Serikat mengklaim hak untuk bertindak sebagai “polisi internasional” di kawasan Amerika Latin guna mencegah intervensi Eropa, khususnya terkait penagihan utang oleh negara-negara Eropa.
Doktrin Monroe juga kembali mencuat dalam konteks Perang Dingin. Pada Krisis Rudal Kuba tahun 1962, Presiden John F. Kennedy secara simbolis mengacu pada doktrin ini saat menentang penempatan rudal nuklir Uni Soviet di Kuba.
Apa makna doktrin Monroe yang disebutkan oleh Trump? Maknanya adalah Amerika Serikat memiliki hak untuk bertindak sebagai “polisi internasional” di kawasan Amerika Latin guna mencegah intervensi Eropa. Tapi, serangan militer AS ke Venezuela bukanlah pelaksanaan doktrin ini secara harfiah.