Kekuasaan AS di Amerika Serikat barat tidak akan pernah dipertanyakan lagi, kata Presiden AS Donald Trump. Dia mengungkitkan Doktrin Monroe sebagai contoh kekuatan AS dalam menghadapi serangan militer Venezuela.
Doktrin Monroe adalah sebuah kebijakan luar negeri yang pertama kali disampaikan oleh Presiden ke-5 AS, James Monroe, pada tahun 1823. Pada saat itu, banyak negara di Amerika Latin baru merdeka dari kekuasaan Spanyol dan Portugal. AS menyatakan sikap untuk melindungi kawasan tersebut dari kembalinya dominasi Eropa.
Namun, sejak awal penerapannya, doktrin ini tidak selalu disambut positif oleh negara-negara tetangga di Amerika. Perluasan paling signifikan terjadi pada 1904, ketika Presiden Theodore Roosevelt memperkenalkan Roosevelt Corollary. Melalui kebijakan ini, AS mengklaim hak untuk bertindak sebagai "polisi internasional" di kawasan Amerika Latin.
Doktrin Monroe juga mencuat dalam konteks Perang Dingin. Pada Krisis Rudal Kuba tahun 1962, Presiden John F. Kennedy secara simbolis mengacu pada doktrin ini saat menentang penempatan rudal nuklir Uni Soviet di Kuba.
Trump mengatakan bahwa serangan militer AS ke Venezuela adalah bagian dari pembaharuan Doktrin Monroe yang telah digaungkan oleh Presiden ke-5 AS. Namun, banyak orang yang memandang doktrin ini sebagai bentuk dominasi terselubung.
Doktrin Monroe adalah sebuah kebijakan luar negeri yang pertama kali disampaikan oleh Presiden ke-5 AS, James Monroe, pada tahun 1823. Pada saat itu, banyak negara di Amerika Latin baru merdeka dari kekuasaan Spanyol dan Portugal. AS menyatakan sikap untuk melindungi kawasan tersebut dari kembalinya dominasi Eropa.
Namun, sejak awal penerapannya, doktrin ini tidak selalu disambut positif oleh negara-negara tetangga di Amerika. Perluasan paling signifikan terjadi pada 1904, ketika Presiden Theodore Roosevelt memperkenalkan Roosevelt Corollary. Melalui kebijakan ini, AS mengklaim hak untuk bertindak sebagai "polisi internasional" di kawasan Amerika Latin.
Doktrin Monroe juga mencuat dalam konteks Perang Dingin. Pada Krisis Rudal Kuba tahun 1962, Presiden John F. Kennedy secara simbolis mengacu pada doktrin ini saat menentang penempatan rudal nuklir Uni Soviet di Kuba.
Trump mengatakan bahwa serangan militer AS ke Venezuela adalah bagian dari pembaharuan Doktrin Monroe yang telah digaungkan oleh Presiden ke-5 AS. Namun, banyak orang yang memandang doktrin ini sebagai bentuk dominasi terselubung.