Menyapih anak di usia 1-1,5 tahun sudah menjadi pilihan yang bukanlah kegagalan, tetapi lebih kepada penyesuaian yang wajar dalam pengasuhan. Ibu sering kali memilih untuk menyapih karena tuntutan pekerjaan, kondisi fisik dan mental, hingga kesiapan anak itu sendiri.
Ternyata penyusuan merupakan bagian dari penyesuaian yang wajar dalam pengasuhan. Proses ini tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, tetapi juga membantu mengembangkan emosi dan psikologis anak di kemudian hari.
Menyusui hingga usia dua tahun atau lebih memiliki banyak manfaat. Selain memenuhi kebutuhan nutrisi, ASI juga memberikan zat kekebalan yang melindungi bayi dari infeksi bakteri, virus, parasit, dan jamur. Selain itu, ASI membantu perkembangan kecerdasan dan memperkuat ikatan kasih sayang antara ibu dan anak.
Kontak fisik selama menyusui juga memberi rasa aman, menenangkan, dan membantu mengurangi stres, yang menjadi fondasi penting bagi pembentukan kepribadian dan mental anak. Bayi yang mendapat kenyamanan sejak dini cenderung lebih stabil secara emosional.
Dari perspektif medis, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan awal bayi. Setelah itu, makanan pendamping ASI (MPASI) dapat diperkenalkan sambil tetap melanjutkan menyusui.
Menyapih anak disesuaikan dengan kondisi ibu dan anak. Ibu harus mempertimbangkan apakah ia masih memiliki kekuatan fisik untuk menyusui, serta kesiapan anak untuk dipikul dan dinanyam.
Ternyata penyusuan merupakan bagian dari penyesuaian yang wajar dalam pengasuhan. Proses ini tidak hanya memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, tetapi juga membantu mengembangkan emosi dan psikologis anak di kemudian hari.
Menyusui hingga usia dua tahun atau lebih memiliki banyak manfaat. Selain memenuhi kebutuhan nutrisi, ASI juga memberikan zat kekebalan yang melindungi bayi dari infeksi bakteri, virus, parasit, dan jamur. Selain itu, ASI membantu perkembangan kecerdasan dan memperkuat ikatan kasih sayang antara ibu dan anak.
Kontak fisik selama menyusui juga memberi rasa aman, menenangkan, dan membantu mengurangi stres, yang menjadi fondasi penting bagi pembentukan kepribadian dan mental anak. Bayi yang mendapat kenyamanan sejak dini cenderung lebih stabil secara emosional.
Dari perspektif medis, pemberian ASI eksklusif selama enam bulan sudah cukup untuk memenuhi kebutuhan awal bayi. Setelah itu, makanan pendamping ASI (MPASI) dapat diperkenalkan sambil tetap melanjutkan menyusui.
Menyapih anak disesuaikan dengan kondisi ibu dan anak. Ibu harus mempertimbangkan apakah ia masih memiliki kekuatan fisik untuk menyusui, serta kesiapan anak untuk dipikul dan dinanyam.