Tiga orang warga Depok meninggal setelah ditangkap bersama lima orang militer yang menuduh mereka melakukan transaksi narkoba. Kelima orang tersebut adalah WAT (24) dan DN (39), beserta empat teman-temannya yang berusia 18 hingga 28 tahun.
Tersangka Serda M, yang digunakan selang dalam pengeroyokan itu, menuduh korban melakukan transaksi narkoba. Namun, kemudian disebutkan bahwa tidak ditemukan bukti apa pun, dan korban berbelit-belit mengakui perbuatannya.
Akibat aksi para tersangka, WAT meninggal dunia sementara DN mengalami luka berat dan dirawat di RS Bhayangkara Brimob. Para tersangka menggunakan alat untuk melakukan pengeroyokan, sedangkan yang lainnya hanya dengan menggunakan tangan kosong dan membantu Tersangka ML.
Tersangka ML sendiri telah ditahan Polisi Militer TNI AL (Pomal) Kodaeral III atas penganiayaan itu. Kasat Reskrim Polres Metro Depok menyatakan bahwa korban tidak melakukan transaksi narkoba, dan hanya karena kesal.
Tersangka Serda M, yang digunakan selang dalam pengeroyokan itu, menuduh korban melakukan transaksi narkoba. Namun, kemudian disebutkan bahwa tidak ditemukan bukti apa pun, dan korban berbelit-belit mengakui perbuatannya.
Akibat aksi para tersangka, WAT meninggal dunia sementara DN mengalami luka berat dan dirawat di RS Bhayangkara Brimob. Para tersangka menggunakan alat untuk melakukan pengeroyokan, sedangkan yang lainnya hanya dengan menggunakan tangan kosong dan membantu Tersangka ML.
Tersangka ML sendiri telah ditahan Polisi Militer TNI AL (Pomal) Kodaeral III atas penganiayaan itu. Kasat Reskrim Polres Metro Depok menyatakan bahwa korban tidak melakukan transaksi narkoba, dan hanya karena kesal.