Anggota TNI AL & 5 Orang Aniaya Warga Hingga Meninggal di Depok

Tiga orang warga Depok meninggal setelah ditangkap bersama lima orang militer yang menuduh mereka melakukan transaksi narkoba. Kelima orang tersebut adalah WAT (24) dan DN (39), beserta empat teman-temannya yang berusia 18 hingga 28 tahun.

Tersangka Serda M, yang digunakan selang dalam pengeroyokan itu, menuduh korban melakukan transaksi narkoba. Namun, kemudian disebutkan bahwa tidak ditemukan bukti apa pun, dan korban berbelit-belit mengakui perbuatannya.

Akibat aksi para tersangka, WAT meninggal dunia sementara DN mengalami luka berat dan dirawat di RS Bhayangkara Brimob. Para tersangka menggunakan alat untuk melakukan pengeroyokan, sedangkan yang lainnya hanya dengan menggunakan tangan kosong dan membantu Tersangka ML.

Tersangka ML sendiri telah ditahan Polisi Militer TNI AL (Pomal) Kodaeral III atas penganiayaan itu. Kasat Reskrim Polres Metro Depok menyatakan bahwa korban tidak melakukan transaksi narkoba, dan hanya karena kesal.
 
Saya rasa aksi ini bikin aku jadi pikiran... bagaimana bisa polisi langsung menangkap 5 orang tanpa ada bukti? Ternyata korban berbelit-belit mengakui perbuatannya, tapi apa keberadaan bukti yang dibawa oleh polisi? Saya rasa ini bikin aku khawatir kalau korban-korban itu benar-benar terjebak dalam situasi yang salah. Dan sayangnya, ada korban yang sudah meninggal. Itu bikin saya sadar betapa pentingnya memiliki proses hukum yang adil dan transparan.
 
Apa sih yang terjadi di Depok? Semua orangnya kriminal kan? Ternyata tidak ada bukti apa-apa, tapi polisi masih bisa ngajak orang itu pulang ke rumahnya sendiri. Saya curiga sih ada sesuatu yang salah di sini. Mengapa korban harus berbelit-belit mengakui hal yang dituduhkan? Ternyata tidak ada bukti, tapi apa yang terjadi pada WAT yang jadi korban? Luka berat kan? Saya rasa perlu ada penelitian lebih lanjut tentang kasus ini. Apakah benar-benar korban hanya karena kesal?
 
Gue sengaja nggak punya waktu untuk ikut-ikutan ngobrol tentang kasus ini, tapi kayaknya ada yang jadi caramuk... 5 orang warga Depok ditangkap bersama 5 militer, dan 1nya meninggal... tapi siapa aja yang tahu sih, kalau benar-benarnya mereka melakukan apa? Kalau bukan, itu nggak masuk akal kan? Tapi siapa yang pernah dipaksa ke luar ruangan karena "kesal"? Itu gue jadi penasaran...
 
Gue pikir ini aja normal banget, gak ada bukti apa juga sih, tapi Polri sama militer masih bisa terburu-buru menangkap dan menganiaya orang lain. Apalagi kalau korban bilang nggak melakukan transaksi narkoba, jadi kan siapa yang benar? Ini aja memperkuat bahwa di Indonesia banyak kejadian yang seperti ini, Polri sama militer gini selalu terlambat dan salah menilai.
 
Pak coba lagi cari bukti sih, tapi ternyata tidak ada yang bikin korban jadi kena ganti jejak ini. Saya pikir serdadu pakai trik penipuan aja, ya. Korban cuma karena kesal dan mau menangis aja, tapi dihantam dengan alat ganti jejak yang paling ekstrem! 🤯😡 Saya curiga ini bukan keadilan, tapi apa lagi coba pihak berwenang cari jalan keluar dari kesalahannya? 😒
 
Gue rasa kalau polisi harus lebih bijak dalam menangani kasus ini 🤔. Mereka terlalu cepat menuduh orang, dan itu bisa membawa konsekuensi yang tidak diinginkan 😟. WAT sudah meninggal, dan DN masih berjuang untuk menyembuhkan luka-lukunya... apa kegunaan menangkap mereka semua? 🤷‍♂️

Gue pikir yang lebih baik adalah kalau polisi fokus pada memahami kenapa korban menjadi kesal dan kemudian membantu mereka untuk mengatasi masalah itu, bukan menuduh mereka melakukan narkoba! 😊
 
Mana mau pasi gini... kalau buktinya nggak ada sih, tapi polisi masih tangkap dan buat korban jadi korban aja... WAT yang mati kayaknya benar-benar salah capek... DN yang luka parah kan benar-benar salah karena kesal ya? Dan bagaimana caranya polisi bisa tahu sih kalau mereka salah capek dan hanya karena kesal? Kenapa polisi tidak bawa korban ke hospital lagi dan lihat sendiri gejala-gejalanya? Saya pikir ini kayaknya kasus yang banyak terjadi di Indonesia...
 
aku bilang kalau polri lagi kalah lagi... ini aksi pengeroyokan yang salah sama-sama dihukum, tapi bukti apa sih yang ada? tidak ada bukti apa pun! WAT meninggal dunia, DN luka parah, dan siapa tahu bagaimana dengan temen-temennya yang lain? aku rasa ini aksi pengeroyokan yang salah, harus ada klarifikasi lebih lanjut. dan siapa yang bertanggung jawab? Tersangka ML itu ditahan Polri Militer, tapi apa yang akan terjadi dgn korban lain? 🤔🚨
 
Makasih bro... aksi ini terlalu keras ya... kalau korban benar-benar tidak melakukan transaksi narkoba, maka apa yang harus dilakukan? Polisi harus lebih berhati-hati lagi, jangan langsung menuduh orang lain tanpa bukti. Aku rasa ini membuat banyak orang merasa takut dan tidak bisa membuka diri. Sapa-sapa yang salah pasti akan dianggap jahat...
 
Oke banget, gue pikir korban itu bukan cuma orang jijik aja, mungkin ada yang salah dengan sistem penangkapannya, kalau korban benar-benar tidak melakukan transaksi narkoba, kenapa terus dipaksa menunggu di rumah lama-lama? Kalau gue lihat, polisi sama militer itu malah jadi pihak yang salah. Saya pikir sistem ini harus lebih jelas dan adil, bukan cuma karena teka-teki narkoba, tapi karena kesal atau apa saja alasan lain.
 
ini kabar yang bikin perasaan saya jengkel banget! bagaimana bisa polisi militer gini salah menangkap orang yang tidak laku transaksi narkoba? mereka langsung bikin pengeroyokan tanpa bukti apa pun, ini seperti adegan film kejahatan gitu! dan yang paling bikin saya marah adalah korban WAT yang harus meninggal dunia karena kesalahpahaman itulah. saya rasa ini harus ada pengawasan lebih ketat dari polisi agar hal seperti ini tidak terjadi lagi, dan juga harus ada jaga-jaga agar korban tidak lagi mengalami kesalahan seperti itu! 🤬💔
 
aku pikir ini gampang banget sih, kira-kira kapan narkoba di Indonesia itu nggak ada korban? tapi yang bikin aku penasaran yaitu, bagaimana caranya Tersangka Serda M bisa yakin apa yang dia katakan? tidak ada bukti apa pun, dan korban sendiri juga berbelit-belit mengakui perbuatannya. ini seperti cerita film, tapi benar-benar terjadi di Depok 🤔
 
Wah, ini kejadian yang bikin akyu ragu-ragu ya... Kalau tidak ada bukti apa-apa, tapi para polisi sudah tangkap dan menuduh korban melakukan hal-hal yang salah... Ini bikin akyu bingung sih. Tapi kalau korban benar-benar tidak melakukan narkoba, tapi hanya karena kesal, maka apakah ini cara yang tepat untuk diatasnya? Aku pikir lebih baik caranya adalah memahami dan membantu mereka, bukan menangkap dan menuduh. Dan apa dengan alat-alat yang digunakan oleh para polisi? Apakah itu bukan contoh dari kesalahan sistem yang ada? Aku rasa ini bikin akyu curiga tentang cara kerja pemerintah kita...
 
Ini kasus yang bikin penasaran, apa kira-kira kalau kita ganti tempat dengan warga Jakarta? Apakah juga akan terjadi aksi semacam ini? Mungkin-bagaimana pemerintah dan Polisi Militer TNI AL bisa lebih berhati-hati dalam penangkapan dan penanganan kasus seperti ini. Mereka pasti ada aturan yang harus diikuti, tapi mending tahu juga keterlibatan dari lembaga-lembaga lain yang terkait, ya?
 
Ini kaget banget kalau terus-menerus nggak ada kasih informasi tentang yang sebenarnya terjadi di dalam penangkapan itu. Kadang aja rasanya polisi malah membuang-buang waktu dengan mengatakan korban melakukan hal-hal yang tidak pernah dilakukan. Ini bukan punca utama dari masalah narkoba, tapi biar-biar nggak ada kasih informasi tentang sebenarnya apa yang terjadi saat itu. Misalnya siapa-siapa yang benar-benar berdampung dengan korban itu? Apakah mereka benar-benar membantunya atau malah memanfaatkannya? Masih banyak pertanyaan yang ada, tapi sepertinya polisi nggak mau memberikan jawaban yang jujur.
 
Gak bisa dipercaya, kan? Ketiga orang korban tujuannya apa? Kalau bukan transaksi narkoba, siapa lagi? Polisi Militer itu pula yang aja kejadian ini jadi terjadi, tapi kabarnya korban hanya kesal, kan? Ternyata yang salah adalah mereka yang menggunakan alat untuk pengeroyokan, bukan korban. Kalau tidak ada bukti apa-apa, maka kenapa polisi memaksa-maksakan hal itu?
 
Kasian sekali ya... tiga orang warga depok itu bule-bule gini, dipaksa dibawa ke jalur pengeroyokan, kemudian ditangkap dan dipukul. Apa yang pernah lakukan mereka yang salah? Mereka tidak ada alat apa pun, hanya berbicara aja dan tidak mau dikalahkan. Saya pikir ini terlalu brutal sekali...
 
Gue rasa ini gak adil banget, ternyata mereka hanya karena kesal sudah gugur nyawa. Ternyata polisi juga bisa salah, kalau bukan ada bukti, tapi apa yang dilakukan polisi? Mereka yang berada di luar sana, seperti kita, harus bersabar dan tidak terburu-buru. Gue rasa ini harus menjadi peringatan bagi kita semua, jangan tergiur dengan kegagalan dan kesal, karena itu bisa berujung pada kematian.
 
ini kisah yang bikin jantung sedih banget... 3 orang warga depok terluka parah, sementara 1 orang ngewang-awin dengan tangan kosong aja. siapa yang bilang narkoba itu enak? itulah kekecewaan dari pemerintah dan polisi. seharusnya mereka fokus pada hal-hal yang sebenarnya perlu diatasi, bukan memperlakukan orang lain karena kesal. ini nggak ada arti apa-apa, hanya kekecewaan dan nyala api yang menyala di hati korban... 😔👎
 
kembali
Top