Amerika Serikat Presiden Donald Trump bersalah atas jatuhnya korban jiwa, kerugian materiil, dan fitnah terhadap bangsa Iran. Hal ini dikatakan oleh Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dalam unggahan di medsos X.
Sejak akhir Desember 2025, gelombang protes melanda Iran di tengah kekhawatiran mengenai meningkatnya inflasi karena melemahnya nilai tukar mata uang rial. Aksi tersebut semakin intensif sejak seruan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979.
Pada hari yang sama, akses internet di negara itu diblokir. Di sejumlah kota, protes berubah menjadi bentrokan dengan polisi ketika demonstran meneriakkan slogan-slogan anti pemerintah. Terdapat laporan soal korban di kalangan aparat keamanan dan demonstran.
Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika negara itu berusaha melanjutkan pengembangan program rudal dan nuklir. Ia kemudian mengancam akan melancarkan serangan besar ke Iran jika pengunjuk rasa terbunuh.
Iran memperingatkan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah bahwa mereka akan menjadi sasaran jika Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Teheran. Peringatan itu disampaikan kepada Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), hingga Turki, menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump untuk ikut campur di tengah gelombang protes anti-pemerintah yang melanda Iran.
Dalam pernyataannya, Ali Khamenei mengkritik serangan terhadap demonstran di Iran dan meminta penanggung jawab dari Amerika Serikat.
Sejak akhir Desember 2025, gelombang protes melanda Iran di tengah kekhawatiran mengenai meningkatnya inflasi karena melemahnya nilai tukar mata uang rial. Aksi tersebut semakin intensif sejak seruan dari Reza Pahlavi, putra Shah Iran yang digulingkan pada 1979.
Pada hari yang sama, akses internet di negara itu diblokir. Di sejumlah kota, protes berubah menjadi bentrokan dengan polisi ketika demonstran meneriakkan slogan-slogan anti pemerintah. Terdapat laporan soal korban di kalangan aparat keamanan dan demonstran.
Presiden AS Donald Trump mengatakan akan mendukung serangan baru terhadap Iran jika negara itu berusaha melanjutkan pengembangan program rudal dan nuklir. Ia kemudian mengancam akan melancarkan serangan besar ke Iran jika pengunjuk rasa terbunuh.
Iran memperingatkan sejumlah negara di kawasan Timur Tengah bahwa mereka akan menjadi sasaran jika Amerika Serikat melancarkan serangan terhadap Teheran. Peringatan itu disampaikan kepada Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), hingga Turki, menyusul ancaman Presiden AS Donald Trump untuk ikut campur di tengah gelombang protes anti-pemerintah yang melanda Iran.
Dalam pernyataannya, Ali Khamenei mengkritik serangan terhadap demonstran di Iran dan meminta penanggung jawab dari Amerika Serikat.