Alfamart mengangkat modal investasi saham Lawson hingga Rp35 miliar. Transaksi itu dilakukan untuk memperkuat struktur permodalan dan mempertahankan persentase kepemilikan saham di PT Lancar Wiguna Sejahtera, anak usaha Alfamart yang mengelola gerai Lawson.
Setelah transaksi, jumlah saham yang dimiliki Alfamart meningkat dari 1,484 juta saham menjadi 1,834 juta saham. Porsi kepemilikan AMRT tetap berada di level 70 persen. Dengan demikian, Alfamart masih menguasai 70 persen saham Lawson setelah suntikan modal tersebut.
Penambahan modal itu dilakukan oleh beberapa entitas usaha lain seperti Amanda Cipta Persada dan Perkasa Internusa Mandiri. Mereka juga turut berkontribusi dalam penambahan modal tersebut, meskipun jumlahnya tidak terunggah-unggah dengan Alfamart.
Jumlah saham yang dimiliki Amanda Cipta Persada sebesar 533 juta saham dengan nominal Rp53 miliar, sedangkan Perkasa Internusa Mandiri memiliki 126 juta saham dengan nominal Rp12 miliar.
Setelah transaksi, jumlah saham yang dimiliki Alfamart meningkat dari 1,484 juta saham menjadi 1,834 juta saham. Porsi kepemilikan AMRT tetap berada di level 70 persen. Dengan demikian, Alfamart masih menguasai 70 persen saham Lawson setelah suntikan modal tersebut.
Penambahan modal itu dilakukan oleh beberapa entitas usaha lain seperti Amanda Cipta Persada dan Perkasa Internusa Mandiri. Mereka juga turut berkontribusi dalam penambahan modal tersebut, meskipun jumlahnya tidak terunggah-unggah dengan Alfamart.
Jumlah saham yang dimiliki Amanda Cipta Persada sebesar 533 juta saham dengan nominal Rp53 miliar, sedangkan Perkasa Internusa Mandiri memiliki 126 juta saham dengan nominal Rp12 miliar.