Kepemimpinan TNI AD Aceh Utara telah mengaktifkan solusi sementara dengan menjempangkan jembatan modular di tiga kecamatan. Jika berhasil, putusnya akses ini dapat memulihkan kesejahteraan warga dan ekonomi daerah.
Menurut sumber, total 24 jembatan sudah selesai dipasang. Dengan demikian, desa-desa yang terisolasi mulai bisa mengakses kebutuhan dasar seperti pasar dan pusat ekonomi. Selain itu, penyelesaian jembatan ini juga dapat mempercepat akses warga untuk berjualan di pasar-pasar kebun dan pertanian.
Dalam hal ini, Kepala Desa Matang Serdang mengungkapkan ketakutan dan harapannya. Ia menyatakan bahwa putusnya akses ini membuat warga melakukan perjalanan memutar hingga 30 kilometer untuk mengangkut hasil kebun. Rasa syukurnya, pihak TNI AD telah membantu hal ini dengan solusi modular tersebut.
Menurut Letkol Wahyu yang menjabat sebagai kepala bidang infrastruktur di Aceh Utara, meskipun jembatan modular ini sementara tetapi dapat bertahan dalam jangka waktu lama biarai dirawat dengan baik.
Menurut sumber, total 24 jembatan sudah selesai dipasang. Dengan demikian, desa-desa yang terisolasi mulai bisa mengakses kebutuhan dasar seperti pasar dan pusat ekonomi. Selain itu, penyelesaian jembatan ini juga dapat mempercepat akses warga untuk berjualan di pasar-pasar kebun dan pertanian.
Dalam hal ini, Kepala Desa Matang Serdang mengungkapkan ketakutan dan harapannya. Ia menyatakan bahwa putusnya akses ini membuat warga melakukan perjalanan memutar hingga 30 kilometer untuk mengangkut hasil kebun. Rasa syukurnya, pihak TNI AD telah membantu hal ini dengan solusi modular tersebut.
Menurut Letkol Wahyu yang menjabat sebagai kepala bidang infrastruktur di Aceh Utara, meskipun jembatan modular ini sementara tetapi dapat bertahan dalam jangka waktu lama biarai dirawat dengan baik.