Ketika nama Aura Kasih sering muncul di pantun Ridwan Kamil, apa artinya? Menurut Wenda Aluwi, kuasa hukum mantan Gubernur Jawa Barat itu, penggunaan nama Aura Kasih dalam pantun-pantun Ridwan Kamil bukan memiliki makna khusus seperti yang sering dibicarakan warganet.
"Kalau di Jawa Barat itu pantun dipakai sama semua orang ya. Semua orang pakai ya, jadi sekarang di mana-mana kan paling gampang tuh Aura Kasih, terima kasih gitu kan ya," ujarnya.
Wenda menjelaskan bahwa penggunaan nama Aura Kasih dalam pantun itu hanya permainan kata yang lazim digunakan di Jawa Barat dan tidak memiliki muatan personal. Hal ini membuat Wenda yakin bahwa tidak ada yang spesial dengan penggunaan nama Aura Kasih dalam pantun-pantun Ridwan Kamil.
Menurut Wenda, fenomena tersebut terjadi karena adanya kebiasaan unik di Jawa Barat yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa nama Aura Kasih dipasang di balik baliho konser Atta Halilintar dan penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Jawa Barat, yang kemudian membuat Ridwan Kamil menyebutkan nama Aura Kasih dalam pantun-pantunya.
"Jadi saya rasa nggak ada yang spesial dengan itu. Semua orang pakai kok," tandasnya.
Dengan demikian, Wenda Aluwi menghilangkan spekulasi seputar makna khusus penggunaan nama Aura Kasih dalam pantun Ridwan Kamil, dan memberikan klarifikasi bahwa fenomena tersebut hanyalah permainan kata yang umum digunakan di Jawa Barat.
"Kalau di Jawa Barat itu pantun dipakai sama semua orang ya. Semua orang pakai ya, jadi sekarang di mana-mana kan paling gampang tuh Aura Kasih, terima kasih gitu kan ya," ujarnya.
Wenda menjelaskan bahwa penggunaan nama Aura Kasih dalam pantun itu hanya permainan kata yang lazim digunakan di Jawa Barat dan tidak memiliki muatan personal. Hal ini membuat Wenda yakin bahwa tidak ada yang spesial dengan penggunaan nama Aura Kasih dalam pantun-pantun Ridwan Kamil.
Menurut Wenda, fenomena tersebut terjadi karena adanya kebiasaan unik di Jawa Barat yang sering digunakan dalam percakapan sehari-hari. Ia menjelaskan bahwa nama Aura Kasih dipasang di balik baliho konser Atta Halilintar dan penutupan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-37 tingkat Provinsi Jawa Barat, yang kemudian membuat Ridwan Kamil menyebutkan nama Aura Kasih dalam pantun-pantunya.
"Jadi saya rasa nggak ada yang spesial dengan itu. Semua orang pakai kok," tandasnya.
Dengan demikian, Wenda Aluwi menghilangkan spekulasi seputar makna khusus penggunaan nama Aura Kasih dalam pantun Ridwan Kamil, dan memberikan klarifikasi bahwa fenomena tersebut hanyalah permainan kata yang umum digunakan di Jawa Barat.