Tim SAR Gabungan Akhirnya Menemukan Jenazah Pelatih Valencia FC Tewas
Minggu lalu, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polres Manggarai Barat berhasil menemukan dan mengidentifikasi salah satu korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakina. Korban yang ditemukan adalah Martin Carreras Fernando, seorang pelatih sepak bola asal Spanyol Valencia FC, yang telah dicari tim SAR gabungan selama 10 hari terakhir.
Identifikasi jenazah dilakukan oleh kepolisian bersama pihak rumah sakit setelah jenazah dievakuasi dari lokasi penemuan. Menurut Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, identifikasi tersebut dilakukan dengan menggunakan metode yang cermat dan akurat.
"Hasil identifikasi, identitas jenazah atas nama Martin Carreras Fernando, jenis kelamin laki-laki, umur 44 tahun," kata Fathur. "Jenazah saat ini masih dititipkan di RSUD Merombok Labuan Bajo untuk penanganan lebih lanjut."
Futhur juga mengatakan bahwa korban merupakan satu dari sejumlah penumpang kapal wisata KM Putri Sakina yang dilaporkan tenggelam di perairan sekitar Taman Nasional Komodo.
Sementara itu, tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap dua korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan. Fokus pencarian dilakukan di sekitar perairan Pulau Serai, kawasan Taman Nasional Komodo.
"Penyelaman tetap dilakukan tim pencarian. Penggunaan sonar sistem juga masih seperti pencarian hari sebelumnya," tutup dia.
Pencarian ini telah menjadi kejutan bagi banyak orang, terutama keluarga dan teman-teman pelatih Valencia FC yang mencari dia selama ini. Kehidupan yang tragis ini mengingatkan kita untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berada di perairan, terutama saat melakukan aktivitas seperti snorkeling atau diving.
Minggu lalu, tim Disaster Victim Identification (DVI) Polres Manggarai Barat berhasil menemukan dan mengidentifikasi salah satu korban tenggelamnya kapal wisata KM Putri Sakina. Korban yang ditemukan adalah Martin Carreras Fernando, seorang pelatih sepak bola asal Spanyol Valencia FC, yang telah dicari tim SAR gabungan selama 10 hari terakhir.
Identifikasi jenazah dilakukan oleh kepolisian bersama pihak rumah sakit setelah jenazah dievakuasi dari lokasi penemuan. Menurut Kepala Kantor SAR Maumere, Fathur Rahman, identifikasi tersebut dilakukan dengan menggunakan metode yang cermat dan akurat.
"Hasil identifikasi, identitas jenazah atas nama Martin Carreras Fernando, jenis kelamin laki-laki, umur 44 tahun," kata Fathur. "Jenazah saat ini masih dititipkan di RSUD Merombok Labuan Bajo untuk penanganan lebih lanjut."
Futhur juga mengatakan bahwa korban merupakan satu dari sejumlah penumpang kapal wisata KM Putri Sakina yang dilaporkan tenggelam di perairan sekitar Taman Nasional Komodo.
Sementara itu, tim SAR gabungan masih melanjutkan operasi pencarian terhadap dua korban lainnya yang hingga kini belum ditemukan. Fokus pencarian dilakukan di sekitar perairan Pulau Serai, kawasan Taman Nasional Komodo.
"Penyelaman tetap dilakukan tim pencarian. Penggunaan sonar sistem juga masih seperti pencarian hari sebelumnya," tutup dia.
Pencarian ini telah menjadi kejutan bagi banyak orang, terutama keluarga dan teman-teman pelatih Valencia FC yang mencari dia selama ini. Kehidupan yang tragis ini mengingatkan kita untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berada di perairan, terutama saat melakukan aktivitas seperti snorkeling atau diving.