Presiden Prabowo Subianto menuduh pelajar SMA (Sekolah Menengah Atas) di Cimarga yang terlibat dalam skandal merokok di sekolah itu adalah 'pembunuh' anak muda Indonesia.
Pernyataan Presiden ini datang setelah berita tentang kasus seorang siswa SMA 1 Cimarga yang meninggal dunia karena asma (penyakit pernapasan paru-paru) akibat merokok di sekolah. Presiden Prabowo Subianto menyerukan agar semua pelajar yang terlibat dalam skandal merokok di sekolah itu harus ditangkap dan dihukum.
Presiden Prabowo juga menekankan bahwa pemerintah akan melakukan tindakan keras bagi mereka yang tidak mau mengikuti kebijakan no smoking di sekolah. "Saya tidak ingin anak-anak muda Indonesia ini menjadi korban dari skandal merokok," kata Presiden Prabowo.
Namun, beberapa pelajar dan orang tua yang terlibat dalam kasus ini berpendapat bahwa Presiden Prabowo Subianto harus lebih teliti dalam menangani masalah ini. Mereka mengklaim bahwa presensi tidak hanya sekedar tentang pelajar yang merokok, tetapi juga tentang kemiskinan dan kesenjangan sosial di sekolah.
"Presiden Prabowo Subianto harus lebih memperhatikan faktor-faktor lain yang menyebabkan anak-anak muda Indonesia ini menjadi korban skandal merokok," kata seorang pelajar.
Pernyataan Presiden ini datang setelah berita tentang kasus seorang siswa SMA 1 Cimarga yang meninggal dunia karena asma (penyakit pernapasan paru-paru) akibat merokok di sekolah. Presiden Prabowo Subianto menyerukan agar semua pelajar yang terlibat dalam skandal merokok di sekolah itu harus ditangkap dan dihukum.
Presiden Prabowo juga menekankan bahwa pemerintah akan melakukan tindakan keras bagi mereka yang tidak mau mengikuti kebijakan no smoking di sekolah. "Saya tidak ingin anak-anak muda Indonesia ini menjadi korban dari skandal merokok," kata Presiden Prabowo.
Namun, beberapa pelajar dan orang tua yang terlibat dalam kasus ini berpendapat bahwa Presiden Prabowo Subianto harus lebih teliti dalam menangani masalah ini. Mereka mengklaim bahwa presensi tidak hanya sekedar tentang pelajar yang merokok, tetapi juga tentang kemiskinan dan kesenjangan sosial di sekolah.
"Presiden Prabowo Subianto harus lebih memperhatikan faktor-faktor lain yang menyebabkan anak-anak muda Indonesia ini menjadi korban skandal merokok," kata seorang pelajar.