Airlangga Ingin QRIS Diperluas ke Negara Anggota APEC

Kementerian Koordinasi Perekonomian Airlangga Hartarto telah menetapkan tujuan untuk memperluas penggunaan sistem pembayaran QRIS ke negara-negara anggota APEC. Menurutnya, digitalisasi pembayaran Indonesia sudah mulai berlangsung di Korea, Jepang, dan wilayah Timur Tengah, sehingga dengan negara-negara APEC lainnya, upaya ini akan terus diteruskan.

QRIS merupakan sistem yang dapat mempermudah transaksi perdagangan dan pariwisata antarnegara di Asia Pasifik. Pemerintah Indonesia ingin melalui APEC memperkuat konektivitas ekonomi regional dengan meningkatkan efisiensi transaksi lintas batas.

Airlangga menekankan pentingnya kerja sama yang efektif dan saling menguntungkan dalam APEC, termasuk penguatan infrastruktur digital. Indonesia berharap dapat meningkatkan ekspor ke negara-negara anggota APEC melalui sektor-sektor unggulan seperti logam, kelapa sawit, tekstil, furnitur, dan produk industri padat karya.

Selain itu, pemerintah juga ingin memperkuat daya saing produk pertanian dan perikanan Indonesia di pasar APEC. Udang dan produk-produk lainnya masih memiliki peluang besar untuk dikembangkan dan menjadi andalan ekspor.
 
Aku pikir ini bagus banget, sistem QRIS udah aku gunakan sehari-hari kayaknya kalau aku belanja online atau bayar biaya transportasi di bandara... tapi kenapa Indonesia harus terlambat? Kita sudah ketinggalan Korea dan Jepang aja... tapi sepertinya ini bisa jadi keuntungan buat kita Indonesia, jika kita bisa meningkatkan efisiensi transaksi lintas batas nanti kita bisa naikin ekspor ya... dan aku senang dengan inisiatif Airlangga Hartarto, tapi aku harap kerja sama ini bisa dijalankan dengan cepat aja, jangan terlalu lama ya...
 
Maaf kalau aku banyak ngomong, tapi aku gak bisa menahan! 🀯 Aku pikir ini itu penting banget, ya! Pemerintah mau nanggung penggunaan QRIS di negara-negara lain di Asia Pasifik. Nah, aku lihat data bahwa sejak 2020, konsumsi digitalisasi Indonesia sudah naik 150%!! πŸ“ˆ Dan kalau kita bandingkan dengan negara-negara lain, maka Indonesia berada di posisi ke-10 sebagai pengguna QRIS paling banyak! 🌟

Aku pikir ini itu sangat bagus, karena akan membuat perdagangan antarnegara lebih mudah dan efisien. Nah, aku lihat grafik bahwa jika kita terus mendukung pengembangan infrastruktur digital, maka Indonesia bisa meningkatkan ekspornya hingga 20% di 2025! πŸ“Š Dan kalau kita fokus pada sektor-sektor unggulan seperti logam dan tekstil, maka itu akan membantu menciptakan lapangan kerja yang lebih banyak! πŸ’Ό
 
πŸ˜’ Gue penasaran, siapa yang benar-benar tahu tentang keberhasilan sistem QRIS di Korea dan Jepang? Gue pernah membaca artikel di media online kalau mereka sudah punya teknologi seperti itu sejak tahun 90-an. Mungkin ada kesalahan informasi disini. πŸ€”

Dan, siapa yang memberikan jaminan bahwa system QRIS ini akan membuat export Indonesia meningkat? Tidak ada bukti yang cukup untuk mendukung klaim tersebut. Gue butuh melihat data statistik yang realistis sebelum berani membayangkan kenaikan ekspor kita di APEC. πŸ“Š
 
Maksudnya gampang banget aja nih kalau semua negara bisa menggunakan QRIS, lama-lama transaksi perdagangan di Asia Pasifik akan jadi lebih efisien... tolong kita dengar dari Airlangga ya, dia suka fokus pada hal-hal digital... aku sendiri saya suka pembayaran digital, tapi masih banyak orang yang kurang percaya, hehe πŸ˜‚. Udangnya itu benar-benar potensial untuk menjadi ekspor andalan, kalau kita bisa meningkatkan kualitas dan jualannya di pasar internasional... aku yakin kita bisa melakukannya! 🀞
 
ya mungkin nanti gini punya dampak positif bagi kita semua, tapi apa keberuntungannya sama sekali? kita sibuk dengan masalah sekarang deh, bukan nanti kita akan terlambat ya πŸ€”
 
Apa lagi yang bisa ditawarkan Indonesia kan? Sudah banyak negara lain yang punya sistem pembayaran QRIS, tapi kita gak sabar ingin ikut main πŸ˜‚. Aku pikir itu bagus karena semakin banyak sistem digital yang ada di Indonesia, semakin mudah aja buat luar negeri nih πŸ€”.

Aku penasaran apakah pemerintah benar-benar bisa menyesuaikan dengan negara-negara lain dan tidak jadi kalah πŸ˜…. Tapi aku yakin itu akan susah-susah karena kita harus banget memperhatikan kebutuhan masing-masing negara.

Aku rasa itu bagus juga karena Indonesia bisa menjadi salah satu yang paling maju di Asia Pasifik 🌟. Kita harus fokus banget agar bisa meningkatkan ekspor kita dan tidak jadi kalah dengan negara-negara lain lagi 😳.
 
Gue pikir ini udah waktunya Indonesia bergerak lebih cepat dalam digitalisasi pembayaran nih πŸ€‘. QRIS itu lumayan jauh dari sistem yang kita pakai sekarang, tapi kalau kita mulai sekarang, mungkin bisa lebih cepat bisa bersaing di pasar internasional. Airlangga benar-benar harus fokus pada infrastruktur digital nih 🌐, kalau tidak, kemudian Indonesia akan kalah dengan negara-negara lain yang sudah maju. Udang dan produk-produk pertanian kita masih memiliki peluang besar, tapi kalau kita tidak serius dalam meningkatkan efisiensi transaksi lintas batas, maka itu semua tidak akan berarti apa-apa πŸ€”.
 
ada kejadian baru di kalangan nge-electronics... πŸ€–πŸ’» Kementerian koordinasi ekonomi punya rencana untuk memperluas penggunaan QRIS ke negara-negara APEC, ini beda dari sebelumnya ya... sekarang pun Indonesia punya tujuan untuk meningkatkan ekspor logam dan tekstil ke wilayah timur tengah dan jepang. kalau aku pernah ke malaysia, aku lihat banyak toko yang ada sistem pembayaran QRIS, tapi sekarang indonesia juga mau ikut main... πŸ€”

ini penting banget karena digitalisasi pembayaran udah mulai berlangsung di korea dan wilayah timur tengah, jadi dengan negara-negara APEC lainnya, upaya ini akan terus diteruskan. aku rasa pemerintah punya rencana yang baik... πŸ“ˆ
 
Saya pikir ini yang bikin Indonesia semakin jadi negara digital, mulai dari pembayaran QRIS, sampai dengan meningkatkan export-nya. Aku senang sekali pemerintah berharap bisa meningkatkan daya saing produk pertanian dan perikanan kita, karena udang dan lain-lain ini masih banyak dipertaruhkan di luar negeri. Tapi aku rasa kita perlu memperhatikan hal-hal yang bikin export-nya kita kalah dengan negara-negara lain, misalnya infrastruktur digital yang lebih baik, sampai dengan harga yang lebih kompetitif.
 
Apa sih tujuan ini? Semua negara punya digitalisasi pembayaran sendiri, apa yang bedanya kalau Indonesia juga ikut join APEC nih? Kita harus berhati-hati agar tidak tertipu oleh 'promosi' digitalisasi. Misalnya seperti Korea dan Jepang, mereka udah punya sistem QRIS sejak lama, tapi masih ada banyak hal yang kotor di dalam system itu... jadi kita harus ngawasi dulu terlebih dahulu, ya!
 
Gue pikir ini gampang banget! QRIS udah berlaku di Korea dan Jepang, jadi negara-negara APEC lainnya pasti ikut aja 😊. Kalau kita kerja sama dengan sahabat-sahabat di APEC, kita bisa meningkatkan efisiensi transaksi lintas batas. Gue harap pemerintah bisa membuat infrastruktur digital yang bagus di Indonesia biar kita bisa bersaing dengan negara-negara lainnya πŸ’». Udang Indonesia gue suka banget, udah sering makan di rumah πŸ˜‹!
 
πŸ€” Saya pikir ini udah waktunya kita memperluas penggunaan QRIS ke negara-negara lain, jadi nanti kita bisa lebih mudah melakukan transaksi di luar negeri ya? πŸ“ˆ Lihat kayakanya Korea dan Jepang sudah udah mulai digitalisasi pembayaran mereka, kini Indonesia harus ikut main juga.

Saya setuju dengan Airlangga bahwa kerja sama yang efektif sangat penting di APEC, kita harus bisa bekerja sama dengan negara-negara lain untuk meningkatkan konektivitas ekonomi regional. 🌐 Tapi yang jadi pertanyaan adalah bagaimana caranya kita bisa lebih efisien dalam transaksi lintas batas?

Selain itu, saya pikir kita harus fokus pada sektor-sektor unggulan kita seperti logam, kelapa sawit, tekstil, furnitur, dan produk industri padat karya. Karena di pasar APEC, mereka pasti mencari barang-barang yang berkualitas dan memiliki nilai tambah. 🀝
 
Gue penasaran banget nih dengan rencana ini! QRIS itu apa sih? Gue aja coba cari tahu di google, tapi gue tidak bisa ngerti apa artinya... πŸ€”πŸ“Š Bagaimana caranya kita bisa menggunakan QRIS di luar negeri, kan kita harus berbicara Indonesia dulu ya... πŸ˜‚ Dan bagaimana caranya kita bisa meningkatkan ekspor udang dan produk lainnya? Gue ingat gue ada teman yang pernah bekerja di perusahaan udang di Makassar, tapi dia bilang kalau kualitas udang kita masih kurang kompetitif dengan negara-negara lain... πŸŸπŸ“ˆ Bagaimana caranya pemerintah bisa meningkatkan kualitas produk kita? Gue berharap ini bisa menjadi opsi bisnis yang baik untuk wirausaha Indonesia... πŸ’ΌπŸ‘
 
Gue pikir tujuan ini gak cuma soal pembayaran QRIS aja, tapi juga tentang bagaimana Indonesia bisa jadi lebih kompetitif di pasar internasional πŸ€”. Seperti gak ada salahnya kita coba buat industri udang dan produk-produk lainnya menjadi andalan ekspor, kan? Tapi kayaknya kita harus fokus pada infrastruktur digital dulu, biar kita bisa jadi lebih efisien dalam transaksi lintas batas πŸ’». Aku rasa ini gampang banget, tapi gue malah pikir itu sulit karena kita masih banyak yang belum sengaja terbiasa dengan teknologi seperti itu πŸ˜‚.
 
πŸŒͺ️ ayo dibilangin, siapa yang bilang Indonesia udah mulai digitalisasi pembayaran? gak cuma Korea dan Jepang aja, tapi juga wilayah Timur Tengah. itunya gini, kita ingin ikut main di pasar APEC, tapi kita masih belum bisa menangkap peluang itu dengan baik. QRIS nggak cukup ajeg, karena perlu ada koneksi yang lebih cepat dan stabil. dan kalau nanti udah terlambat aja... πŸ•°οΈ
 
Aku pikir ini wajib banget! Penggunaan QRIS sudah mulai berjalan di Korea, Jepang, dan wilayah Timur Tengah, jadi bagaimana kalau Indonesia bisa ikut gerak? Ini akan sangat membantu para pengusaha kecil untuk menjual produknya ke luar negeri. Udang itu masih memiliki potensi besar untuk dikembangkan dan menjadi ekspor utama kita! Jangan sampai ada yang bilang Indonesia tidak mampu dengan teknologi ini... Aku yakin, dengan kerja sama yang efektif dan penguatan infrastruktur digital, kita bisa menjadi salah satu negara terdepan di Asia Pasifik! πŸš€πŸ’»
 
Saya rasa ini bagus sekali, tapi kita harus berhati-hati juga ya... Indonesia harus bisa kompeten dengan negara-negara lain. Kita tidak bisa hanya bergantung pada teknologi saja, tapi harus juga memperkuat sektor-sektor yang lebih konvensional seperti pariwisata dan logam. Tapi saya senang banget bahwa pemerintah mau berinvestasi di infrastruktur digital, karena itu akan membuat bisnis kita lebih mudah untuk dilakukan. Saya harap kerja sama dengan negara-negara APEC dapat memberikan hasil yang baik, tapi kita harus juga siap menghadapi tantangan dari segi kompetisi internasional 😊
 
Saya pikir ini ide yang bagus banget! Digitalisasi pembayaran QRIS memang harus kita jalankan lebih cepat, terutama karena banyak negara di APEC sudah mulai mengimpor teknologi ini. Indonesia tidak ingin kalah dengan Korea dan Jepang yang sudah punya sistem digitalisasi pembayarannya. Udang dan produk-produk pertanihara kita juga memiliki potensi besar untuk menjadi ekspor utama, tapi perlu kita kerja sama dan fokus dalam meningkatkan infrastruktur digital. Airlangga benar-benar menekankan pentingnya kerja sama dan saling menguntungkan di APEC, itu yang harus kita lakukan agar Indonesia bisa meningkatkan ekonominya πŸ“ˆπŸ’»
 
kembali
Top