Film Ahlan Singapore: Kisah Anak Muda di Singapura Menjadi Tumpuan Umum
Film baru yang terbit dari MD Entertainment, Ahlan Singapore, sudah membuat para penonton semakin tertarik sejak peluncuran poster dan trailer resmi. Dengan lokasi syuting di Singapura, film ini memang menarik perhatian karena kota itu memiliki cerita yang dekat dengan realitas anak muda masa kini.
Film ini dibintangi oleh dua aktor muda populer, Kiesha Alvaro dan Rebecca Klopper, yang akan membawa cerita pencarian jati diri yang emosional dan relevan. Sutradara Indra Kobutz menyatakan bahwa pemilihan Singapura sebagai lokasi utama syuting memiliki alasan kuat karena kota itu merupakan ruang dramatik yang sejalan dengan perkembangan karakter dalam film.
"Singapura kami pilih karena merepresentasikan mimpi, disiplin, dan tantangan bagi anak muda Indonesia yang ingin berkembang. Kota ini bukan hanya latar visual, tapi juga bagian dari cerita dan perjalanan batin karakter Ahlan," kata Indra saat peluncuran poster dan trailer resmi film Ahlan Singapore di MD Place Jakarta.
Film ini membawa kisah coming of age dalam skala yang lebih luas. Singapura hadir sebagai simbol dunia baru yang membuka pengalaman, tantangan, sekaligus proses pendewasaan bagi para tokohnya, khususnya Ahlan dan Aisyah.
Kiesha Alvaro memerankan Liam, remaja yang tampak kuat dari luar, namun menyimpan kegelisahan batin. Sementara itu, Rebecca Klopper berperan sebagai Aisyah, mahasiswi berhijab dengan karakter tenang, dewasa, dan penuh empati.
Keduanya menjadi pusat emosional cerita, sekaligus menghadirkan dinamika hubungan yang berkembang secara natural di tengah lingkungan baru. Kiesha menyebut chemistry yang kuat dengan Rebecca tidak muncul secara instan. Ia dan lawan mainnya sengaja membangun kedekatan sejak jauh hari sebelum kamera mulai merekam.
"Aku dan Rebecca banyak menghabiskan waktu untuk membaca naskah bersama dan berdiskusi soal karakter. Kami ingin hubungan Liam dan Aisyah terasa nyata, bukan sekadar akting di depan kamera," ujar Kiesha.
Rebecca Klopper pun menilai kenyamanan antar pemain menjadi faktor penting dalam membangun emosi yang meyakinkan di layar lebar.
Film baru yang terbit dari MD Entertainment, Ahlan Singapore, sudah membuat para penonton semakin tertarik sejak peluncuran poster dan trailer resmi. Dengan lokasi syuting di Singapura, film ini memang menarik perhatian karena kota itu memiliki cerita yang dekat dengan realitas anak muda masa kini.
Film ini dibintangi oleh dua aktor muda populer, Kiesha Alvaro dan Rebecca Klopper, yang akan membawa cerita pencarian jati diri yang emosional dan relevan. Sutradara Indra Kobutz menyatakan bahwa pemilihan Singapura sebagai lokasi utama syuting memiliki alasan kuat karena kota itu merupakan ruang dramatik yang sejalan dengan perkembangan karakter dalam film.
"Singapura kami pilih karena merepresentasikan mimpi, disiplin, dan tantangan bagi anak muda Indonesia yang ingin berkembang. Kota ini bukan hanya latar visual, tapi juga bagian dari cerita dan perjalanan batin karakter Ahlan," kata Indra saat peluncuran poster dan trailer resmi film Ahlan Singapore di MD Place Jakarta.
Film ini membawa kisah coming of age dalam skala yang lebih luas. Singapura hadir sebagai simbol dunia baru yang membuka pengalaman, tantangan, sekaligus proses pendewasaan bagi para tokohnya, khususnya Ahlan dan Aisyah.
Kiesha Alvaro memerankan Liam, remaja yang tampak kuat dari luar, namun menyimpan kegelisahan batin. Sementara itu, Rebecca Klopper berperan sebagai Aisyah, mahasiswi berhijab dengan karakter tenang, dewasa, dan penuh empati.
Keduanya menjadi pusat emosional cerita, sekaligus menghadirkan dinamika hubungan yang berkembang secara natural di tengah lingkungan baru. Kiesha menyebut chemistry yang kuat dengan Rebecca tidak muncul secara instan. Ia dan lawan mainnya sengaja membangun kedekatan sejak jauh hari sebelum kamera mulai merekam.
"Aku dan Rebecca banyak menghabiskan waktu untuk membaca naskah bersama dan berdiskusi soal karakter. Kami ingin hubungan Liam dan Aisyah terasa nyata, bukan sekadar akting di depan kamera," ujar Kiesha.
Rebecca Klopper pun menilai kenyamanan antar pemain menjadi faktor penting dalam membangun emosi yang meyakinkan di layar lebar.