Adies Kadir Siap Mundur dari Panel Hakim MK bila Terkait Golkar

Hakim Konstitusi Adies Kadir mengungkapkan rencananya untuk mundur dari panel hakim Mahkamah Konstitusi (MK) jika ada kasus yang berkaitan dengan Partai Golkar. Menurutnya, ada aturan-aturannya bahwa jika dianggap ada konflik kepentingan, hakim akan otomatis mengundurkan diri dari panel tersebut.

Adies, mantan Wakil Ketua DPR RI ini, menekankan bahwa sebagai Hakim MK, dia memiliki tugas untuk menjaga keseimbangan dalam undang-undang dan menjaga ideologi negara. Ia juga berjanji memegang teguh pada UUD NKRI 1945 dan menjalankan tugas sebagai Hakim MK sesuai perundang-undangan yang berlaku.

Dalam kesempatan sumpah jabatan di Istana Negara, Jakarta, Adies menyatakan bahwa dia bersedia mengambil langkah mundur jika ada kasus-kasus terkait dengan Partai Golkar. Ia juga menekankan pentingnya MK sebagai penafsir konstitusi dan penjaga ideologi negara.

"Kan ada aturan-aturannya. Kalau dianggap ada conflict of interest pasti otomatis hakim akan mengundurkan diri dari panel," kata Adies.

Adies juga menilai bahwa MK memiliki tugas dalam undang-undang untuk menjaga konstitusi dan menjaga ideologi negara. Ia berjanji memegang teguh pada UUD NKRI 1945 dan menjalankan tugas sebagai Hakim MK sesuai perundang-undangan yang berlaku.

"Saya juga akan mengambil langkah seperti itu kalau ada kasus-kasus terkait dengan Partai Golkar," ujar Adies.
 
Hahahaha, ini saking susah banget! 😂 Ada sih rencana Adies Kadir untuk mundur jika ada kasus Golkar, kan? Saya pikir ini gini, kalau dianggap ada konflik kepentingan, dia harus ngerunduh diri. Tapi, saya juga tahu kalau ini adalah aturan-aturannya. 🤔 MK penting banget sebagai penafsir konstitusi dan penjaga ideologi negara. Saya percaya bahwa Adies memiliki tanggung jawab untuk menjaga keseimbangan dalam undang-undang dan memegang teguh pada UUD NKRI 1945. 🙏
 
Mengenai keputusan Adies, rasa saya penasaran kenapa dia harus memilih antara jaga ideologi negara dan kesibukannya di Partai Golkar 😊. Kalau dia benar-benar ingin menjaga keseimbangan dalam undang-undang, apa dia tidak bisa mencoba untuk melayani dengan adil tanpa dipengaruhi oleh konflik kepentingan? 🤔
 
kira2 apa yang dia cari? dia mau memilih antara hakim MK atau partai golkar kan? 😒 aku rasa kalau dia minta mundur dari panel itu artinya ada sesuatu yang tidak beres di dalamnya, sih. dan sebenarnya gampang banget untuk dia menjadi hakim MK, apa kekurangannya? 🤔
 
Aku rasa ini kayak gak adil banget... Adies udah tegas, dia akan mundur jika ada kasus terkait Partai Golkar, tapi apa yang diharapkan? Nah, kalau dia punya konflik kepentingan, dia harus mundur juga, kan? Aku pikir ini penting banget, jadi MK bisa menjaga keseimbangan dan ideologi negara. Kalau tidak, siapa nanti yang bertanggung jawab?
 
Gini nih, kalau ada kasus terkait Golkar pada MK, gak bisa dipungut suap kan? 🤦‍♂️ Aturan-aturannya harus diikuti, jadi kalau ada konflik kepentingan, gak boleh jadi hakim lagi. Tapi apakah sebenarnya ini untuk mencegah kasus-kasus itu atau hanya sekedar cara Golkar untuk mengendalikan MK? 😒
 
Kan ini salah! 🤯 Adies jangan kayak gini... Apa maksudnya, kalau dia mau mundur karena ada kasus PKG, tapi dia juga harus tetap menjaga keseimbangan dalam undang-undang dan ideologi negara. Kalau dia punya kepentingan dengan Partai Golkar, dia harus jujur dulu sih! 🤔
 
🤔 kalau si adies mau mundur karena ada kasus terkait golkar, apa artinya dia tidak bisa jujur? ya toh dia harus jujur dulu, kalau tidak bisa jujurlah dia harus mundur! 😐 selain itu, si adies harus juga memikirkan dampaknya pada keadilan dan kehormatan MK! 🤯
 
kembali
Top