Dalam beberapa minggu terakhir, Indonesia kembali mengalami serangan gempa megathrust yang mencengkeram wilayah kita. Hal ini dinyatakan oleh Kepala Pusat Gempa Bumi dan Tsunami Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Daryono. Menurut dia, seranggana gempa tersebut tidak terkait dengan gempa megathrust yang baru mengguncang Jepang.
Dalam periode sejak bulan Agustus lalu hingga tahun 2025, tercatat telah terjadi 43.439 kali gempa bumi di Indonesia, dari jumlah tersebut 25 kejadian berakibat signifikan dan menyebabkan kerusakan. Namun, BMKG memastikan bahwa tidak ada hubungan antara gempa megathrust yang baru mengguncang Jepang dengan serangan gempa ini.
BMKG juga menekankan bahwa Indonesia memiliki 13 segmen megathrust yang mengancam wilayah kita. Berikut adalah daftar tersebut:
1. Megathrust Mentawai-Pagai, potensi gempa M8,9
2. Megathrust Enggano, potensi gempa M8,4
3. Megathrust Selat Sunda, potensi gempa M8,7
4. Megathrust Jawa Barat-Jawa Tengah, potensi gempa M8,7
5. Megathrust Jawa Timur, potensi gempa M8,7
6. Megathrust Sumba, potensi gempa M8,5
7. Megathrust Aceh-Andaman, potensi gempa M9,2
8. Megathrust Nias-Simelue, potensi gempa M8,7
9. Megathrust Batu, potensi gempa M7,8
10. Megathrust Mentawai-Siberut, potensi gempa M8,9
11. Megathrust Sulawesi Utara, potensi gempa M8,5
12. Megathrust Filipina, potensi gempa M8,2
13. Megathrust Papua, potensi gempa M8,7
Itulah daftar 13 segmen megathrust yang mengancam wilayah kita. BMKG meminta masyarakat untuk tetap waspada dan siap terhadap serangan gempa ini.
Dalam periode sejak bulan Agustus lalu hingga tahun 2025, tercatat telah terjadi 43.439 kali gempa bumi di Indonesia, dari jumlah tersebut 25 kejadian berakibat signifikan dan menyebabkan kerusakan. Namun, BMKG memastikan bahwa tidak ada hubungan antara gempa megathrust yang baru mengguncang Jepang dengan serangan gempa ini.
BMKG juga menekankan bahwa Indonesia memiliki 13 segmen megathrust yang mengancam wilayah kita. Berikut adalah daftar tersebut:
1. Megathrust Mentawai-Pagai, potensi gempa M8,9
2. Megathrust Enggano, potensi gempa M8,4
3. Megathrust Selat Sunda, potensi gempa M8,7
4. Megathrust Jawa Barat-Jawa Tengah, potensi gempa M8,7
5. Megathrust Jawa Timur, potensi gempa M8,7
6. Megathrust Sumba, potensi gempa M8,5
7. Megathrust Aceh-Andaman, potensi gempa M9,2
8. Megathrust Nias-Simelue, potensi gempa M8,7
9. Megathrust Batu, potensi gempa M7,8
10. Megathrust Mentawai-Siberut, potensi gempa M8,9
11. Megathrust Sulawesi Utara, potensi gempa M8,5
12. Megathrust Filipina, potensi gempa M8,2
13. Megathrust Papua, potensi gempa M8,7
Itulah daftar 13 segmen megathrust yang mengancam wilayah kita. BMKG meminta masyarakat untuk tetap waspada dan siap terhadap serangan gempa ini.