Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu'ti, telah menetapkan tujuan untuk menerapkan Peraturan Mendikdasmen (Permendikdasmen) yang baru mulai tahun ajaran 2026/2027. Ia menyatakan bahwa penyusunan Permendikdasmen ini sudah dimulai dan diharapkan selesai pada akhir tahun ini.
Tujuan utama dari Permendikdasmen baru adalah untuk mengembangkan semangat bersekolah di kalangan murid-murid pendidikan dasar maupun menengah. Selain itu,Permendikdasmen juga bertujuan menciptakan budaya sekolah yang lebih aman dan nyaman.
Namun,Mu'ti enggan mengungkapkan rincian soal isi Permendikdasmen baru. Ia hanya menyatakan bahwa Permendikdasmen ini akan membahas tentang gerakan pencegahan perundungan (bullying) di sekolah.
Ia meyakini bahwa Permendikdasmen baru dapat membangun suasana di mana murid-murid saling menghormati, menerima, dan menghubungkan dengan teman-teman di sekolah. "Semoga dengan pergerakan ini terbangun suasana yang lebih baik," kata Mu'ti.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa pemerintah ingin meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, terutama dalam hal pencegahan perundungan yang sering terjadi di sekolah-sekolah.
Tujuan utama dari Permendikdasmen baru adalah untuk mengembangkan semangat bersekolah di kalangan murid-murid pendidikan dasar maupun menengah. Selain itu,Permendikdasmen juga bertujuan menciptakan budaya sekolah yang lebih aman dan nyaman.
Namun,Mu'ti enggan mengungkapkan rincian soal isi Permendikdasmen baru. Ia hanya menyatakan bahwa Permendikdasmen ini akan membahas tentang gerakan pencegahan perundungan (bullying) di sekolah.
Ia meyakini bahwa Permendikdasmen baru dapat membangun suasana di mana murid-murid saling menghormati, menerima, dan menghubungkan dengan teman-teman di sekolah. "Semoga dengan pergerakan ini terbangun suasana yang lebih baik," kata Mu'ti.
Perkembangan ini menunjukkan bahwa pemerintah ingin meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia, terutama dalam hal pencegahan perundungan yang sering terjadi di sekolah-sekolah.