5 Tersangka Suap Pemeriksaan Pajak di Jakut Tak Dipajang KPK: Sudah Adopsi KUHAP Baru

Pemeriksaan Pajak di Jakut Tak Terbuka untuk Umum, KPK Adopsi KUHAP Baru.
Tersangka kasus dugaan korupsi di lingkungan Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Madya Jakarta Utara (Jakut) saat ini belum dipamerkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Biasanya, lembaga antirasuah seperti KPK akan menampilkan tersangka baru ketika hendak merilis sebuah perkara. Namun, Plt Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK Asep Guntur Rahayu menjelaskan bahwa langkah ini merupakan adopsi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru diberlakukan pada 2 Januari lalu.

Menurutnya, KPK tidak menampilkan para tersangka dalam kesempatan seperti ini karena telah mengadopsi KUHAP baru. "Mungkin kalau rekan-rekan bertanya agak beda hari ini gitu ya, apa namanya, konpers hari ini agak beda. Gitu, kenapa? Misalkan, 'loh kok nggak ditampilkan apa para tersangkanya?' Nah itu salah satunya kita juga sudah mengadopsi KUHAP yang baru gitu ya," kata Asep saat jumpa pers di kantornya, Jakarta Selatan, Minggu (11/1/2026).
 
Maksudnya apa sih? Jadi karena mereka baru nggak punya undang-undang KUHAP lagi, maka kalau muncul tersangka korupsi di Jakut, langsung aja ditampilkan. Tapi sekarang sudah berbeda ya, karna ada KUHAP yang barunya. Makanya jadi tidak ditampilkan sih... 🤔
 
Gak bisa dipungut euy... tapi mungkin kpk itu punya alasan yang tepat. Mereka bilang sudah mengadopsi KUHAP baru dan itu menyebabkan tidak ditampilkan tersangkanya saat ini. Saya yakin pengadopsi KUHAP baru itu penting banget untuk efisien proses penyidikan kasus korupsi. Tapi, kita harus ingat, tangan kpk harus tetap mengenai pelaku kasus yang benar. Jika mungkin, saya harap terus diawasi dan ditangani dengan tepat.
 
Gak masalah sih kalo KPK tidak nonton kasus korupsi Jakut dulu, kayaknya biar tahu terlebih dahulu siapa yang terlibat gini 🤔. Kalau di sini kita jangan terburu-buru aja, harusnya KPK sudah ngumpulin bukti terlebih dahulu sebelum nonton kasusnya. Gak ada masalah apa sih kalau diumumkan tersangka-tertangga dulu, tapi KPK mau nantong aja 😒.
 
Maksudnya sih kalau KPK punya kebijakan baru karena adopsi KUHAP yang baru. Saya rasa ini penting banget ya, karena sebelumnya KPK harus menampilkan para tersangka secara umum, tapi sekarang mereka bisa lebih fokus pada kasusnya. Dan saya tahu, kalau di Jakarta terus ada korupsi siapa lagi? 😊 Jadi, ini bisa jadi langkah yang efektif untuk mengatasi masalah korupsi di Indonesia. Saya juga penasaran apa reaksi dari masyarakat tentang adopsi KUHAP baru ini...
 
Pajak, korupsi... semakin kompleks kan? Biasanya KPK akan menampilkan tersangka baru ketika hendak merilis sebuah perkara, tapi sekarang mereka malah tidak ngebuka siapa-apa yang dugaan korupsi di Jakut. Mungkin ada alasan ya, kira-kira karena sudah ada kebijakan baru dari KUHAP... yang belum dikenal banyak orang. Saya rasa KPK ingin mengatur cara-cara mereka sendiri sekarang. Tapi saya penasaran, apa benar-benar KPK tidak menampilkan tersangkanya? Apakah karena KUHAP baru ini lebih baik dari sebelumnya?
 
Aku penasaran kenapa KPK ini gak nggak menampilkan siapa-siap tersangka kasus korupsi. Kalau biasanya mereka udah jelas akan menampilkan siapa yang dijadikan tersangka, tapi sekarang kapan aja mereka keluar ya? Mungkin ada urusan keamanan atau apa? Aku yakin kalau masyarakat Indonesia penasaran tentang kasus ini. Aku harap KPK bisa segera memberitahu kami tentang perkara ini, jadi kita bisa tahu apa yang terjadi di Jakut dan siapa yang terkait dengannya 🤔
 
Makasih info ini, ternyata KPK memilih untuk tidak memamerkan tersangka kasus korupsi di Jakut ini. Mungkin karena mereka ingin menunjukkan bahwa baru-baru ini ada perubahan dalam hukum yang akan berdampak pada proses pengadilan. Adopsi Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) baru itu memang bikin prosesnya jadi lebih transparan, tapi juga mungkin buat orang-orang ini merasa tidak nyaman dipamerkan. Saya pikir ini adalah contoh bagaimana KPK ingin menunjukkan bahwa mereka berusaha untuk meningkatkan transparansi dan keadilan di Indonesia 🤝
 
Gue pikir ini gak bisa dipercaya! KPK nggak nampa kasusnya apa-apa? Mungkin karena mereka punya rahasia yang teka-teki lagi? Mereka bilangnya sudah mengadopsi KUHAP baru, tapi sih gak ada bukti nyata. Gimana kalau ini adalah rencana untuk menutupi kasus korupsi di Jakut? Gue rasa gak percaya sama kebijakan KPK ini... 🤔👀
 
gak paham sih kenapa KPK ini jadi begitu rahasia banget. kalau ada kasus korupsi yang parah, kenapa harus sibuk dengan adopsi hukum baru aja? kayaknya lebih baik buka aja kan sih? apalagi ternyata ada tersangka, bukan? toh wajib nggak ditampilkan ya...
 
Hehe, sih aja, KPK udah jadi begitu... tapi apa nggak bisa diharapkan ya? Kalau biasanya mereka udah nggali bawah surat tersangka, sekarang kabar-kabar dihubungin dengannya. Mungkin karena 'konpers hari ini agak beda' ya... siapa tahu aja kalau KPK hanya mau ngomong nanti, bukan sekarang.
 
"Mungkin kalau rekan-rekan bertanya agak beda hari ini gitu ya... tapi gini aku pikir salah satu perbedaan jelasnya adalah, ternyata ada yang dipamerkan dan ada yang tidak. Nah itu salah satunya kita juga sudah mengadopsi KUHAP yang baru gitu ya."
 
wahhhhhh... seru nih kalau KPK udah ada sistem ini😂. kalau biasanya kita lihat siapa yang ditampilkan, sekarang gampang banget dipahami. dan memang, baru-baru ini diberlakukan yaitu KUHAP yang lebih jelas dan akurat. aku rasa ini salah satu inovasi yang bagus banget dari KPK👍. mungkin kalau kita lihat detailnya, kita akan melihat siapa-siapa yang terkena tuduhan korupsi di Jakut ini🤔. anjey! 💪
 
Gampang banget nih, KPK apanye ke arah pengaturan hukum yang lebih baik. Walaupun kalau para tersangka Jakut ngerasa tersembunyi, tapi itu juga bisa dianggap sebagai langkah untuk memastikan proses penyelidikan yang lebih objektif dan adil. Kalau kita lupa, KPU juga harus mengadopsi perubahan hukum, kan?
 
Hmm, ini penasaran banget. Saya nggak setuju dengan cara KPK ini. Mereka biasanya akan memberitahu umum tentang kasus yang mereka lakukan, tapi sekarang jadi seperti, "oh kita baru adopsi KUHAP, jadi nggak perlu ditampilkan". Tapi saya rasa ini bikin penasaran juga, apa benar-benar ada kejadian yang membuatnya harus tertutup? Saya ingin tahu lebih lanjut, tapi sama-sama saja.
 
Kalau gini terjadi, apa artinya KPK udah makin rapi kan? 🤔 Mereka bilang ada adopsi KUHAP baru ya, tapi gak tahu siapa saja yang tersangka duduk di dalamnya. Tapi kita nggak perlu khawatir, karena KPK masih bekerja sama dengan lembaga lain untuk pemeriksaan pajak. Mungkin kebijakan ini nanti bisa membuat proses pengadilan lebih efisien aja. 🕒️ Pagi ini aku lagi sibuk ngobrol dengan temen di luar, dan aku rasa gini kalau KPK udah makin baik banget! 😊
 
Hmm, kira-kira apa nih? Kenapa KPK gak ngajak kita lihat siapa-siapa yang ada kasus korupsi deh. Udah ada kasus yang banyakknya, tapi gak ada yang ditampilkan oleh KPK. Yang jadi, baru-baru ini KUHAP yang baru diberlakukan. Mungkin itu salah alasan nih? Jadi, kalau kita bertanya kayaknya di hari lain deh, karena di hari ini udah beda gitu.
 
kembali
Top