Kemarau musim hujan mulai berlangsung di Jakarta, namun beberapa wilayah masih mengalami banjir. Menurut sumber yang dikutip dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah DKI Jakarta (BPBD), ada 39 RT dan tiga ruas jalan tergenang setelah hujan deras yang melanda wilayah Jakarta dan sekitarnya.
Saat ini, genangan di beberapa wilayah seperti Rawa Terate, Bidara Cina, dan Kampung Melayu masih memadati arus. Jumlah RT yang terkena dampak banjir tersebut adalah sebagai berikut: Kel. Kedaung Kali Angke (4 RT), Kel. Rawa Buaya (1 RT), dan Kel. Kembangan Selatan (3 RT). Sedangkan untuk jalan, ada tiga ruas yang tergenang, yaitu Jl. Rawa Indah Dua di Pegangsaan Dua, Jl. Pulo Raya IV di Petogogan, dan Gg. Langgar di Rawajati.
Penyebab banjir di beberapa wilayah adalah curah hujan yang tinggi dan luapan Kali Mookervaart. Pihak BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan dan melakukan penyedotan genangan serta memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama para lurah dan camat setempat.
BPBD DKI juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi korban banjir dan mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Informasi terkini dapat diperoleh melalui nomor telepon 112, yang tersedia selama 24 jam non-stop dan gratis.
Saat ini, genangan di beberapa wilayah seperti Rawa Terate, Bidara Cina, dan Kampung Melayu masih memadati arus. Jumlah RT yang terkena dampak banjir tersebut adalah sebagai berikut: Kel. Kedaung Kali Angke (4 RT), Kel. Rawa Buaya (1 RT), dan Kel. Kembangan Selatan (3 RT). Sedangkan untuk jalan, ada tiga ruas yang tergenang, yaitu Jl. Rawa Indah Dua di Pegangsaan Dua, Jl. Pulo Raya IV di Petogogan, dan Gg. Langgar di Rawajati.
Penyebab banjir di beberapa wilayah adalah curah hujan yang tinggi dan luapan Kali Mookervaart. Pihak BPBD DKI Jakarta telah mengerahkan personel untuk memantau kondisi genangan dan melakukan penyedotan genangan serta memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik bersama para lurah dan camat setempat.
BPBD DKI juga menyiapkan kebutuhan dasar bagi korban banjir dan mengimbau kepada masyarakat untuk tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan. Informasi terkini dapat diperoleh melalui nomor telepon 112, yang tersedia selama 24 jam non-stop dan gratis.