3 Provinsi Terdampak Bencana Sumatra Alami Deflasi

Tiga Provinsi Sumatra Rasa Deflasi Mulai Desember

Bencana alam di Sumatra seperti banjir dan tanah longsor menyebabkan deflasi di wilayah tersebut. Deflasi ini terjadi seiring penurunan Indeks Harga Konsumen (IHK) dari 109,92 pada Desember 2025 menjadi 109,75 pada Januari 2026. Kelompok pengeluaran makanan, minuman, dan tembakau menjadi penyumbang deflasi bulanan terbesar dengan andil sebesar 1,03 persen.

Aceh mengalami inflasi bulanan sebesar 3,06 persen pada Desember 2025. Namun, pada Januari 2026, provinsi tersebut mengalami deflasi bulanan sebesar 0,15 persen. Deflasi ini dipengaruhi oleh penurunan harga telur ayam ras dan cabai merah.

Sumatera Utara mengalami inflasi bulanan sebesar 1,66 persen pada Desember 2025. Pada Januari 2026, provinsi tersebut mencatatkan deflasi bulanan sebesar 0,75 persen. Deflasi ini dipengaruhi oleh penurunan harga daging ayam ras dan cabai rawit.

Sementara itu, Sumatera Barat mengalami inflasi bulanan sebesar 1,48 persen pada Desember 2025. Pada Januari 2026, provinsi tersebut mencatatkan deflasi bulanan sebesar 1,15 persen. Deflasi ini dipengaruhi oleh penurunan harga tembakau dan cabai merah.

Deflasi di wilayah-wilayah tersebut dipengaruhi oleh berbagai faktor seperti melimpahnya pasokan komoditas pangan hortikultura serta penurunan sejumlah harga yang diatur pemerintah.
 
Gue rasa gak konsisten sama pengeluaran deflasi dan inflasi di Sumatera, masing-masing bulannya ada yang naik, jadi mau ga ada aturan lagi kayak apa? 🤔 Lalu bagaimana kalau pasokan komoditas pangan hortikultura ini gak bisa diprediksi, misalnya banjir atau tanah longsor yang bikin pasokan menjadi terbatas? Pasti deflasi dan inflasi tidak bisa diprediksi lagi 😅.
 
Gak percaya ya, deflasi mulai desember ini juga bisa terjadi di Sumatera! Nah, gini kira-kira apa yang bikin deflasi di sana. Pertama, banjir dan tanah longsor di Sumatera memang bisa membuat pasokan komoditas pangan menjadi kurang, sehingga harga naik. Tapi, kalau pasokan makin banyak, maka harga jadi turun aja. Kedua, penurunan harga telur ayam ras dan cabai merah juga bikin deflasi di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat bisa jadi lebih besar, karena itu dua komoditas yang diatur harga pemerintah.
 
akhirnya bisa terjadi deflasi di Sumatera, itu gampang kok 🤞, kalo tidak ada banjir dan longsor, mungkin saja inflasi masih tetap naik 🤑. tapi sepertinya faktor pasokan horti dan harga yang ditetapkan pemerintah memang bisa membuat deflasi terjadi 💪. tapi kita harus jaga agar deflasi ini tidak berdampak buruk pada masyarakat, seperti harga telur ayam ras naik lagi 🥚😬.
 
Bener, kalau banjir dan tanah longsor terus kian sering, aja pasti deflasi ini nggak mau berhenti. Ingat kan saat 90an-2000an, banjir-banjir di Sumatera punya efek sama kayak gini. Tapi aku rasa kalau pemerintah mulai fokus pada hortikultura, bisa mencegah deflasi ini terus bertahan. Aku masih ingat saat kecil-kecilan, jualan sayur-sayuran di pasar itu gak pernah kosong, karena banyak sekali petani yang menanam sendiri. Tapi sekarang, aku rasa ada yang salah kalau aku bilang deflasi ini nggak baik. Aku cenderung lebih suka era 90an-2000an, kalau banjir-banjir terjadi, aja kita tebak-tebak apa yang bikin itu terjadi, tapi sekarang kalau ada data dan penelitian, aku rasa kita nggak lagi perlu mencari jawaban di pasar.
 
Maksud kan kalau ini apa? Deflasi mulai Desember ini, tapi apa sih artinya? Semua barang murah aja, tapi apakah kita bisa makan nanti? Masih punya uang untuk beli makanan ya? Di Aceh inflasi 3 persen, tapi di bulan depan ada deflasi 0,15 persen. Artinya apa? Harga telur ayam ras dan cabai merah turun, tapi gampangnya terjadi karena banyak pasokan hortikultura. Sama sekali tidak ada solusi yang jelas, kayaknya kita harus bisa hidup dengan harga yang turun.
 
aku rasa deflasi di sumatera ini agak menarik, tapi aku khawatir apa yang terjadi dengan ekonomi kita di daerah lain. misalnya kalau gula jadi lebih mahal bisa gak aku bisa membelinya lagi. aku juga pikir deflasi ini berarti harga makanan dan minuman turun, tapi aku juga khawatir kalau itu berarti harga bahan-bahan yang kita butuhkan untuk membuat makanan kita sendiri naik. aku rasa penting kita harus hati-hati dengan perubahan harga dan memastikan bahwa semua orang dapat menikmati hidup sehat dan nyaman. 🙏
 
Makin seru sih kalau deflasi mulai Desember, semoga banyak orang yang bisa memanfaatkan kesempatan ini 🤩. Aku pikir itu bukan hanya tentang harga telur ayam ras dan cabai merah, tapi juga tentang bagaimana kita bisa mengelola uang dengan bijak, ya? Kita harus terus belajar cara berinvestasi yang tepat dan tidak terlalu bergantung pada keuntungan dari deflasi ini 🤑. Semoga banyak orang yang bisa melindungi harta mereka dari inflasi 🙏.
 
🤔 aku pikir ini baik-baik saja, deflasi di Sumatra itu tidak masalah juga, tapi kalau gini kita harus teliti dulu siapa yang bertanggung jawab nih? Apalagi kena hubungi masyarakat dulu agar mereka paham apa-apa perubahan harga ini. Kita nggak bisa membiarkan harga telur ayam ras dan cabai rawit menjadi beban bagi orang-orang yang kecil, ya? 🙏
 
Kalau banget ngeliat gini, makanya kita harus sabar dan jaga keseimbangan dulu. Deflasi ini bukan berarti apa-apa, tapi bisa jadi ada cara lain buat kita bisa menghadapinya dengan baik. Kita harus fokus pada kehidupan sehari-hari, cari cara untuk menyimpan uang kita dengan bijak, dan tidak terlalu bergantung pada harga barang-barang yang naik turun. Kita juga harus sadar akan pentingnya mengonsumsi pangan lokal dan sumber daya alam secara efisien, biar kita bisa menikmati kehidupan yang lebih stabil 🌿
 
akhirnya aku bisa coba ngobrol tentang deflasi di Sumatera, bro! aku pikir ini sengaja bisa mengatasi inflasi yang terjadi beberapa bulan lalu, kayaknya pasokan komoditas pangan hortikultura memang banyak dan membuat harga turun. tapi gini aja, aku harap kalau deflasi ini bisa bertahan dan tidak ada efek negatif pada masyarakat, misalnya pengurangan pendapatan orang-orang yang bekerja di sektor pariwisata atau pertanian.
 
Hmm, deflasi di Sumatra? Sepertinya kalau aku mau masak-masakan sendiri, aku bisa ngehemat uang 😂. Tapi, asal pasangannya gak enak, deflasi gue bakalan jadi pengusaha mikro 😅. Aku rasa pemerintah gak perlu bikin aturan harga yang kerenya, kalau gak gue mau makan telur ayam ras dan cabai rawit aja, aku bisa ngehemat uang 🤣.
 
Kalau nggak salah, deflasi di Sumatera mulai 1 Desember lalu. Alasannya gampang banget, yaitu karena bencana alam seperti banjir dan tanah longsor. Ini buat pasokan makanan dan minuman turun, jadi harga turun juga. Misalnya, harga telur ayam ras dan cabai rawit di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat pun berkurang. Sementara itu, Sumatera Utara dan Sumatera Barat masih punya inflasi, tapi tidak terlalu tinggi. Aku pikir ini bagus banget, karena deflasi memang buat konsumen lebih hemat 🤑
 
Kalau gini juga terjadi deh, deflasi mulai desember lalu keren banget! Tapi apa yang bikin aku penasaran adalah bagaimana cara kita bisa mengatasinya ya? Kalau biar inflasi tidak meluap dan deflasi jadi makin parah, mungkin perlu ada pengaturan lebih matang dari pemerintah. Misalnya, membuat keseimbangan harga dengan pasokan yang cukup. Saya rasa itu penting deh, agar kita bisa menikmati konsumsi yang sehat dan nyaman 😊.
 
kembali
Top