Dua hari kemarin, di Jalan Ratu Sianum Lr. Nepos Nomor 49, Palembang, Sumatera Selatan, terjadi ledakan tabung gas LPG yang berat sekitar pukul 13.30 WIB. Ledakan itu terjadi saat warga sedang memasak untuk tradisi ruwahan, dan ternyata salah satu rumah warga menjadi sasaran api yang tercipta dari kebocoran gas tersebut.
Diperkirakan sembilan orang meninggal dunia dalam ledakan itu, di mana tujuh mengalami luka bakar dan dua meninggal dunia. Tujuh korban berupa perempuan dewasa, sedangkan dua korban adalah balita yang masih berusia 10 bulan dan 2 tahun.
Ledakan itu pun menimbulkan api yang sangat besar dan terjadi kebakaran. Korban luka bakar di antaranya Sumarni (63), Umi (54), Ria (40), Sri Rahayu (21), Weni Widia (40), Sahnum (10 bulan), dan Namira (2). Seluruh korban tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Dalam peristiwa ini, dua orang meninggal dunia saat di rawat di rumah sakit. Nama-nama dua korban yang meninggal dunia adalah Dewi Rohayati (33) dan Murni (40).
Penambahan korban tewas terjadi kemarin, yaitu kapolres Palembang mengatakan bahwa korban yang dirawat selama ini menghembuskan nafas terakhirnya. "Iya sebelumnya dua orang meninggal dunia dan kemarin bertambah satu orang, sehingga total menjadi tiga," kata Sony saat dikonfirmasi.
Ledakan tabung gas LPG 12 kilogram itu sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kebakaran yang sangat besar dan menimbulkan luka bakar yang serius.
Diperkirakan sembilan orang meninggal dunia dalam ledakan itu, di mana tujuh mengalami luka bakar dan dua meninggal dunia. Tujuh korban berupa perempuan dewasa, sedangkan dua korban adalah balita yang masih berusia 10 bulan dan 2 tahun.
Ledakan itu pun menimbulkan api yang sangat besar dan terjadi kebakaran. Korban luka bakar di antaranya Sumarni (63), Umi (54), Ria (40), Sri Rahayu (21), Weni Widia (40), Sahnum (10 bulan), dan Namira (2). Seluruh korban tersebut langsung dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan penanganan medis.
Dalam peristiwa ini, dua orang meninggal dunia saat di rawat di rumah sakit. Nama-nama dua korban yang meninggal dunia adalah Dewi Rohayati (33) dan Murni (40).
Penambahan korban tewas terjadi kemarin, yaitu kapolres Palembang mengatakan bahwa korban yang dirawat selama ini menghembuskan nafas terakhirnya. "Iya sebelumnya dua orang meninggal dunia dan kemarin bertambah satu orang, sehingga total menjadi tiga," kata Sony saat dikonfirmasi.
Ledakan tabung gas LPG 12 kilogram itu sangat berbahaya karena dapat menyebabkan kebakaran yang sangat besar dan menimbulkan luka bakar yang serius.