Saat ini masih terisolasi 3.522 warga Desa Tempur Jepara yang telah terdampak longsor yang menghambat akses transportasi ke luar desa, meski BPBD Kabupaten Jepara berupaya mempercepat penanganan dan membuka kembali akses jalan bagi ribuan warga yang terisolasi.
"Kami masih melakukan berbagai upaya darurat, seperti koordinasi lintas pihak, asesmen lapangan, pembersihan material longsor secara manual menggunakan alat konvensional (Alkon), pembukaan dapur umum, serta pengerahan alat berat berupa ekskavator," katanya.
"Kami masih melakukan berbagai upaya darurat, seperti koordinasi lintas pihak, asesmen lapangan, pembersihan material longsor secara manual menggunakan alat konvensional (Alkon), pembukaan dapur umum, serta pengerahan alat berat berupa ekskavator," katanya.