Jepara, Jawa Tengah, 11/01/2026 - Selama ini diperdebatkan bahwa Desa Tempur yang mengalami bencana longsor masih dalam kondisi terisolasi. Terkait hal tersebut, asesmen awal dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Jepara (BPBD) menunjukkan ada 18 titik rusak berat sampai kritis yang menyebabkan akses ke luar masuk Desa Tempur terputus total. Sementara itu, pernyataan Kepala BPBD Arwin Noor Isdiyanto menutup tiga lokasi dengan jalan hancur akibat longsor. Di antaranya adalah titik kritis lainnya berada di Jembatan Mbah Sujak.
Kemudian, pelaporan lebih lanjut dari BPBD juga menyebutkan terdapat enam unit rumah warga mengalami kerusakan akibat longsor dan dilaporkan padam total setelah satu tiang listrik roboh dan satu tiang lainnya dalam kondisi miring sehingga membahayakan. Di samping itu, puluhan hektare lahan persawahan di sepanjang aliran Sungai Gelis hanyut akibat terjangan longsor dan luapan air. Terkait hal ini, Arwin menjelaskan bahwa upaya darurat yang dilakukan BPBD hingga saat ini masih berupaya melindungi ribuan warga yang terdampak bencana longsor tersebut.
Kemudian, pelaporan lebih lanjut dari BPBD juga menyebutkan terdapat enam unit rumah warga mengalami kerusakan akibat longsor dan dilaporkan padam total setelah satu tiang listrik roboh dan satu tiang lainnya dalam kondisi miring sehingga membahayakan. Di samping itu, puluhan hektare lahan persawahan di sepanjang aliran Sungai Gelis hanyut akibat terjangan longsor dan luapan air. Terkait hal ini, Arwin menjelaskan bahwa upaya darurat yang dilakukan BPBD hingga saat ini masih berupaya melindungi ribuan warga yang terdampak bencana longsor tersebut.