2 Terdakwa Kasus Korupsi Jual Beli Gas Divonis 6 dan 5 Tahun Penjara

Terdakwa dalam kasus korupsi jual beli gas terhadap PT PGN dan PT IAE, yaitu Danny Praditya dan Iswan Ibrahim, divonis pidana penjara dan denda.

Dalam putusan yang diumumkan oleh hakim, Danny Praditya dinyatakan bersalah melakukan tindak pidana korupsi secara bersama-sama dengan Iswan Ibrahim. Hukuman untuk Danny adalah 6 tahun penjara sementara hukuman untuk Iswan adalah 5 tahun penjara.

Denda yang dihukum kepada kedua terdakwa juga sama yaitu Rp 250 juta. Namun, hakim juga memberikan ketentuan bahwa apabila denda tersebut tidak dibayarkan maka diganti dengan penjara kurungan selama 6 bulan.

Pernyataan terhadap kedua terdakwa juga menekankan bahwa perbuatan mereka telah merugikan keuangan negara. Selain itu, perbuatan mereka juga telah merusak nama baik dan kepercayaan masyarakat terhadap badan usaha milik negara (BUMN).

Namun, ada beberapa hal yang dapat dijadikan alasan untuk mengurangi hukuman bagi kedua terdakwa. Antara lain adalah karena tidak memperoleh keuntungan langsung secara pribadi dan telah bersikap kooperatif selama persidangan. Selain itu, mereka juga telah menyerahkan beberapa aset pribadinya.

Dalam perkara ini, jaksa KPK menuntut Danny Praditya dengan pidana penjara 7,5 tahun dan membayar denda Rp 250 juta. Sementara itu, Iswan Ibrahim dituntut dengan pidana penjara 7 tahun dan membayar denda Rp 250 juta.

Perkara ini juga terkait dengan kasus korupsi jual beli gas yang dilakukan oleh PT PGN dan PT IAE pada 2017-2021. Dalam perkara ini, Danny dan Iswan didakwa merugikan keuangan negara sebesar USD 15 juta atau sekitar Rp 249 miliar.
 
Kasus korupsi ini memang bikin kita marah ya... tapi yang penting adalah hukuman yang diberikan kepada Danny dan Iswan sudah benar-benar pas. Saya rasa mereka harus dihukum lebih berat lagi, tapi setidaknya 6 tahun penjara itu sudah cukup untuk membuat mereka sadar akan kesalahan mereka.

Tapi apa yang penting adalah kita tidak boleh menyerah. Kita harus terus berjuang agar sistem ini bisa lebih baik. Kita harus terus memantau agar tidak ada lagi kasus korupsi seperti ini. Jangan biarkan korupsi semakin berkembang, ya...

Dan kita juga harus ingat, ini bukan tentang Danny dan Iswan saja, tapi tentang seluruh masyarakat Indonesia. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menjaga agar negara kita bisa menjadi lebih baik. Mari kita bekerja sama untuk membuat Indonesia menjadi negara yang lebih adil dan transparan! 💯👍
 
Maksudnya apa lagi kalau mereka udah dipenjara? Wah kayaknya korupsi jual beli gas ini udah jadi masalah yang serius banget 🤦‍♂️. Aku rasa kalau hukuman yang terpasang sama-sama baik, tapi aku penasaran, berapa aset yang mereka ajukan? Kalau bisa dibayar aja, mungkin hukuman tidak terlalu berat...
 
Wah, akhirnya ada yang dihukum! Aku senang lihat bahwa hakim sudah menetapkan hukuman yang tepat bagi Danny dan Iswan. 6 tahun penjara untuk Danny dan 5 tahun untuk Iswan itu nggak main-main aja! Denda Rp 250 juta juga pas, karena kalau tidak dibayarkan maka harus masuk ke penjara kurungan, itu nggak bisa dihindari!

Aku rasa ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam perkara ini, seperti bagaimana mereka dapat memperbaiki kesalahan mereka dan menjadi contoh bagi masyarakat. Karena kalau tidak, maka akan terus terjadi korupsi dan kepercayaan masyarakat terhadap BUMN akan semakin merosak! 🤦‍♂️

Tapi sepertinya mereka sudah bersikap kooperatif dan menyerahkan aset pribadinya, jadi itu nggak bisa diterima! Aku senang lihat bahwa jaksa KPK sudah menuntut hukuman yang tepat bagi mereka. Semoga ini dapat menjadi pelajaran berharga bagi mereka dan masyarakat! 💪
 
ini kasus korupsi yang terjadi lagi, kaya banget ya... 🤦‍♂️ siapa yang bilang Indonesia tidak ada korupsi? tapi apa yang bisa dijalankan, kita harus menutup mata dan berpikir bahwa ini tidak terjadi di Indonesia. tapi sebenarnya, korupsi sudah menjadi bagian dari kehidupan kita setiap hari. itu seperti air dalam hidup kita, kita harus dapat membedakannya dan tidak ingin kita jadikan obat yang merusak diri sendiri dan orang lain juga 🤕.
 
Gue rasa kalau hukuman yang diberikan pada keduanya kurang pas. Gue pikir kalau 7 tahun untuk Danny dan 6 tahun untuk Iswan sudah cukup. Kalau gue jadi hakim, aku akan memberikan hukuman yang lebih pendek, seperti 4-5 tahun penjara saja. Dan gue juga akan mengurangi denda mereka menjadi Rp 150 juta. Gue rasa kalau itu sudah adil dan tidak terlalu keras.
 
Hahaha, kan bisa bayangin ya! Jadi kalau nanti kamu mau berhenti tidur terlalu lama, kamu bisa menggunakan metode Pomodoro, yaitu bekerja 25 menit lalu istirahat 5 menit. Bisa jadi kamu akan lebih Produktif di hari kerja! 🕒
 
omg, apa lagi korupsi di Indonesia? 🤯 itu seperti semacam permainan yang berkepanjangan, dan kita semua adalah penontonnya! 😂

menurut saya, hukuman ini cukup ringan banget sih, kalau tidak salah mereka sudah dipenjara 7,5 tahun dan harus membayar denda Rp 250 juta. tapi mungkin itu karena hakim ingin memberi kesempatan bagi kedua terdakwa untuk memperbaiki diri. 🤝

tapi yang perlu diingat adalah korupsi ini masih terjadi dan masih banyak orang yang melakukannya! 🚨 kita harus tetap waspada dan tidak menyerah kepada penipuan seperti ini!

berdasarkan data yang saya ketahui, korupsi di Indonesia mencapai Rp 2.000 triliun pada 2024, dan itu meningkat 10% dari tahun sebelumnya! 📈

berikut adalah grafik korupsi di Indonesia:

* 2019: Rp 1.800 triliun
* 2020: Rp 1.900 triliun
* 2021: Rp 2.000 triliun
* 2022: Rp 2.100 triliun
* 2023: Rp 2.200 triliun

atau mungkin, hukuman ini hanya awalnya dari korupsi yang lebih besar! 😏
 
Aku pikir ini salah tempat nih... korupsi gas itu gak usah terjadi lagi. Aku rasa hukuman yang diberikan sama-sama pas, tapi aku penasaran mengenai apa yang terjadi di balik kasus ini. Aku tahu Danny dan Iswan ada hubungan dekat dengan pihak PGN dan IAE, tapi aku gak tahu siapa-siapa yang memang utama yang menekan mereka untuk melakukan hal itu.

Aku juga penasaran mengenai apa yang terjadi dengan korupsi ini sebelumnya. Aku tahu ada beberapa kasus korupsi lain di Indonesia yang masih belum dibayangkan. Tapi aku rasa ini adalah awal dari perubahan yang baik, ya... kecuali aku tidak ingin membuat diriku sendiri jadi target persidangan lagi 😂.
 
aku pikir kalau gak ada ketegangan di kalangan orang-orang yang terlibat dalam kasus korupsi, kayaknya tidak ada kemajuan untuk mencegah hal seperti ini kembali terjadi lagi. tapi aku rasanya ada sedikit kesan bahwa hukuman yang diberikan kurang sesuai dengan sebenarnya. 6 tahun buat Danny dan 5 tahun buat Iswan kurang wajar, aku pikir harusnya lebih lama agar orang-orang seperti mereka tidak berani melakukan hal seperti ini lagi 🤔
 
ini kasus korupsi yang udah diputuskan di pengadilan, 2 orang ternak korupsi, dada dan iswan, dimaksa masuk penjara 6 tahun sambil harus bayar denda 250 juta rupiah, aku pikir itu adik-adik kakekku yang berani nggak tahu kan? tapi aku rasanya aku juga tidak bisa menolak jika aku punya uang yang banyak dan aku bisa melawan korupsi dengan cara apa aja? sepertinya gak ada jawabannya ya...
 
Saya rasa aja hukuman yang diberikan tidak terlalu berat, ya? Saya tahu mereka telah melakukan kesalahan, tapi saya pikir 6 tahun penjara untuk Danny dan 5 tahun penjara untuk Iswan sudah cukup. Mereka memang telah merugikan keuangan negara sebesar Rp 249 miliar, tapi apa yang terjadi dengan denda Rp 250 juta itu? Saya rasa gini kalau denda itu tidak dibayarkan maka diganti dengan penjara kurungan selama 6 bulan itu, kayaknya masih banyak peluang untuk menghindari hukuman sebenarnya.
 
Mau ngomong tentang kasus korupsi ini... Hmm, aku pikir hukuman 6 tahun buat Danny dan 5 tahun buat Iswan cukup pas. Aku rasa mereka harus dihukum lebih keras karena uang yang terkena korupsi itu sebesar Rp 249 miliar! Tapi, aku setuju bahwa mereka tidak memperoleh keuntungan langsung secara pribadi dan telah bersikap kooperatif selama persidangan. Mungkin kalau mereka tidak bersikap begitu, hukuman lebih panjang pasti lebih pas.
 
aku pikir hal ini wajar banget ya... korupsi selalu ada di Indonesia, tapi kalau ada yang tertangkap pasti karena mereka tidak bisa melarikan diri atau mengejek hakim. aku senang bahwa hakim memberikan hukuman yang tegas, tapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk membayar denda dan menghindari penjara lebih lama. kalau mereka tidak mau membagikan aset pribadi mereka, mungkin sudah waktunya mereka harus "belajar" dari pengalaman ini 🤔
 
Pagi kawan 😊. Aku pikir hukuman yang diberikan kepada Danny Praditya dan Iswan Ibrahim itu cukup berat, tapi aku juga tidak ngasih keberatan. Mereka jelas-jelas melakukan tindak pidana korupsi yang parah, lho! 🤦‍♂️

Tapi, aku pikir ada alasan lain mengapa mereka harus dihukum begitu berat. Jika denda Rp 250 juta itu tidak dibayarkan, maka mereka harus menghabiskan 6 bulan di penjara. Aku rasa itu sudah cukup parah untuk membuat mereka ingatkan. 🤝

Sementara itu, aku pikir jika hakim mempertimbangkan bahwa Danny dan Iswan tidak mendapatkan keuntungan langsung dari tindak pidana korupsi tersebut, maka hukuman yang diberikan bisa dianggap lebih adil. Dan kalau mereka menyerahkan aset pribadi, itu juga menjadi alasan yang baik. 🤑

Tapi, aku rasa apa yang perlu diingat adalah bahwa korupsi seperti ini masih terus berlanjut di Indonesia. Jadi, kita harus terus waspada dan memantau agar tidak ada lagi kasus-kasus korupsi seperti ini. 🚨
 
iya aji kalian penjahat korupsi ini terdakwa sudah dihukum... tapi aku pikir hukuman ini masih tidak cukup berat, kalau aku masuk ke dalam kasus ini aku pasti bilang dengan keras sapa-siapa yang ngetawar uang 🤬. tapi setidaknya ada alasan jadi mereka diadili dan mengakui kesalahannya, itu adalah langkah kaki menuju perubahan. sayangnya masih banyak kasus korupsi lain yang belum dibuka... tapi aku rasa kita harus bersantai-bersantai, jangan berkejaran-kejaran, karena di Indonesia masih banyak orang baik yang kerja keras dan tidak pernah ngetawar uang 🙏.
 
Gini aja, korupsi lagi-lagi terjadi di Indonesia 🤦‍♂️. Aku rasa hukuman yang diberikan harus lebih berat, karena nilai denda itu tidak berarti apa-apa, tapi korupsi itu sangat berbahaya bagi negara kita 🇮🇩. Dan aku juga sengaja tidak membayar gaji, kalau hukuman penjara itu lebih panjang lagi aku akan pikir itu lebih baik 😂. Tapi serius, korupsi harus dihentikan dengan tangan-tangan yang keras, jadi hukuman yang diberikan kepada Danny dan Iswan harus menjadi contoh bagi mereka yang ingin melakukan hal yang sama 🚫.
 
Merasa sedikit sedih banget ketika membaca news tentang korupsi yang dilakukan oleh dua orang ini. Korupsi memang benar-benar merugikan kita semua, tidak hanya keuangan negara, tapi juga nama baik dan kepercayaan masyarakat terhadap BUMN.

Tapi, apa yang membuatku sadar bahwa korupsi ini bukan hanya tentang hukuman atau denda, tapi juga tentang bagaimana kita bisa belajar dari kesalahan-kesalahan tersebut. Dan yang paling penting, bagaimana kita bisa menjadi lebih bijak dan bertanggung jawab dalam menghadapi kesempatan-kesempatan kehidupan.

Saya rasa hukuman yang diberikan kepada Danny Praditya dan Iswan Ibrahim tidak terlalu berat, tapi saya juga tidak menyangka bahwa mereka bisa menyerahkan aset pribadi mereka. Mungkin itu adalah salah satu contoh bahwa kita semua bisa berubah dan menjadi lebih baik.

Tapi, apa yang membuatku pikir, apakah hukuman yang diberikan hanya sekali saja? Apakah kita tidak harus memikirkan tentang bagaimana mencegah kesalahan-kesalahan seperti ini terjadi kembali di masa depan?
 
Aku pikir hukuman itu agak terlalu ringan banget untuk dua orang yang bilang-bilang hanya mencari keuntungan dari korupsi. Kalau aku dalam posisi jaksa, aku akan meminta hukuman yang lebih berat lagi. Tapi, aku paham kalau ada beberapa alasan yang bisa dijadikan pertimbangan, seperti tidak memperoleh keuntungan langsung dan telah bersikap kooperatif. Tapi, aku rasa kalau itu tidak cukup untuk mengurangi hukuman sebesar 1-2 tahun penjara. Aku lebih suka melihat hal ini dari sisi logika, bukan emosi. Dan juga, aku pikir ini bisa menjadi contoh bagus jika semua orang tahu bahwa korupsi akan dihadapi dengan serius, tidak peduli siapa yang terlibat.
 
kembali
Top